Ikhtisar Produk
KL1872 (KL1872) adalah terminal input digital 16 saluran dengan kepadatan tinggi yang dirancang untuk sistem Beckhoff Bus Terminal, khusus dibuat untuk aplikasi dengan ruang terbatas dan terminasi massal yang cepat. Berbeda dengan terminal standar, KL1872 menggunakan teknologi koneksi kabel pita datar, yang secara signifikan mengurangi waktu perakitan dan kesalahan pengkabelan saat berinteraksi dengan klaster sensor atau papan distribusi khusus. Mematuhi standar EN 61131-2 Tipe 1/3, modul 24 VDC ini ideal untuk lini perakitan otomatis berkecepatan tinggi, pembuatan semikonduktor, dan mesin pengemasan kompleks. Dengan mengkonsolidasikan 16 input diskrit ke dalam satu rumah 12 mm, modul ini memaksimalkan kepadatan kabinet kontrol sekaligus memastikan akuisisi sinyal yang kuat dengan filter input tipikal 0,2 ms, melindungi sistem dari gangguan listrik industri dan pantulan kontak.
Konfigurasi Teknis
Arsitektur perangkat keras KL1872 dioptimalkan untuk protokol komunikasi internal K-bus, mengirimkan status 16 input digital ke Bus Coupler sebagai satu citra proses 16-bit. Akuisisi sinyal mengikuti karakteristik Tipe 3, mempertahankan arus input tipikal 3 mA untuk memastikan switching yang andal bahkan dengan sensor elektronik. Fitur teknis utama adalah antarmuka kabel pita datar 20-pin, yang menyediakan tautan langsung ke kabel harness yang sudah dirakit sebelumnya, menghilangkan kebutuhan pengkabelan titik-ke-titik individual untuk 16 konduktor terpisah. Modul ini beroperasi dengan tegangan nominal standar 24 VDC dan menyediakan isolasi listrik 500 V antara K-bus dan potensial lapangan, melindungi pengendali pusat dari lonjakan listrik sisi lapangan.
Spesifikasi Teknis
| Fitur |
Spesifikasi |
| Model |
KL1872 |
| Merek |
BECKHOFF |
| Asal |
Jerman |
| Jumlah Input |
16 |
| Teknologi Koneksi |
Kabel pita datar (20-pin) |
| Tegangan Nominal |
24 VDC (-15 persen / +20 persen) |
| Spesifikasi Sinyal |
EN 61131-2, Tipe 1/3 |
| Filter Input |
tipikal 0,2 ms |
| Arus Input |
tipikal 3 mA |
| Konsumsi Arus (K-bus) |
tipikal 3 mA |
| Lebar Bit |
16 input (1 x 16 bit) |
| Suhu Operasi |
0 hingga +55 Celsius |
| Persetujuan |
CE, UL, ATEX, IECEx |
FAQ Teknis
Apakah KL1872 memerlukan konfigurasi perangkat lunak?
Tidak, KL1872 adalah modul "plug-and-play". Tidak memerlukan pengaturan alamat atau konfigurasi. Bus Coupler secara otomatis mendeteksi lebar input 16-bit dan memetakan ke dalam citra proses pengendali.
Apa keuntungan karakteristik input Tipe 3?
Spesifikasi Tipe 3 (EN 61131-2) mendefinisikan arus yang lebih tinggi pada tegangan lebih rendah dibandingkan Tipe 1. Ini memastikan kompatibilitas lebih baik dengan sensor 2-kawat dan memberikan ketahanan gangguan yang lebih tinggi di lingkungan industri yang secara listrik "tercemar".
Bagaimana distribusi daya ke sensor saat menggunakan kabel pita?
KL1872 dirancang untuk akuisisi sinyal. Biasanya, pasokan 24 VDC untuk sensor didistribusikan melalui kabel pita atau papan distribusi eksternal. Terminal itu sendiri tidak menggunakan kontak daya standar untuk distribusi lapangan.
Panduan Teknik & Instalasi
-
Integritas Kabel Pita Datar: Saat mengkrimp konektor 20-pin, pastikan kabel tegak lurus terhadap badan konektor. Kesalahan penyelarasan dapat menyebabkan "cross-talk" atau sinyal tidak stabil antar bit input yang berdekatan. Gunakan hanya kabel pita berkualitas tinggi yang tahan suhu industri (hingga 105 Celsius) untuk menghindari kerapuhan isolasi.
-
Perlindungan Tegangan: Karena kabel pita lebih ringan daripada pengkabelan industri standar, kabel ini rentan terhadap kelelahan getaran. Amankan kabel pita dalam jarak 50 mm dari terminal menggunakan tali kabel atau braket pemasangan khusus untuk mencegah tegangan pada header 20-pin.
-
Kepatuhan Area Berbahaya: KL1872 memiliki tanda ATEX dan IECEx "Ex ec" (keamanan meningkat). Untuk pemasangan di Zona 2 area berbahaya, seluruh rangkaian Bus Terminal harus dipasang dalam enclosure berperingkat IP54, dan kabel pita harus dilindungi dari kerusakan mekanis untuk menjaga peringkat perlindungan ledakan.
-
Filter Input: Filter 0,2 ms bersifat tetap. Jika aplikasi Anda melibatkan pulsa berkecepatan tinggi (misalnya dari encoder atau flow meter) yang melebihi 2,5 kHz, pastikan lebar pulsa jauh lebih besar dari waktu filter 0,2 ms agar tidak terjadi hitungan yang terlewat.