Ikhtisar Produk
060G2102 (060G2102) adalah transmitter tekanan industri dengan akurasi tinggi dari seri Danfoss AKS 33, yang dirancang khusus untuk sistem pendinginan dan pendingin udara berbasis permintaan. Sensor ini menggunakan teknologi piezo-resistif canggih untuk mengubah tekanan fluida menjadi sinyal arus standar 4-20 mA, memastikan ketahanan tinggi terhadap gangguan listrik bahkan di lingkungan industri yang "berisik" secara elektrik. 060G2102 dibangun dengan referensi gauge tertutup dan mampu menangani tekanan beban lebih hingga 40 bar. Dirancang untuk loop pendinginan kritis di pembangkit listrik, fasilitas penyimpanan dingin, dan lini pengolahan makanan, transmitter ini memberikan umpan balik presisi yang diperlukan untuk kontrol kompresor berbasis PLC dan pengaturan tekanan kepala, secara efektif memperpanjang umur peralatan dan mengoptimalkan efisiensi energi.
Konfigurasi Teknis
Seri AKS 33 dioptimalkan untuk stabilitas dan keandalan jangka panjang di lingkungan mekanis yang keras. 060G2102 menggabungkan beberapa fitur arsitektur utama:
-
Elemen Penginderaan Tekanan: Memiliki diafragma baja tahan karat yang kuat dan dilas laser ke rumah sensor, memberikan segel kedap bocor dan ketahanan luar biasa terhadap pulsa tekanan.
-
Kompensasi Termal: Berbeda dengan sensor industri standar, 060G2102 dikalibrasi pabrik dalam rentang suhu terkompensasi khusus 0 hingga 80 derajat C untuk meminimalkan pergeseran nol termal dan kesalahan sensitivitas.
-
Antarmuka Elektrik: Menggunakan konektor sudut standar EN 175301-803-A (sering disebut colokan DIN), yang memudahkan penggantian cepat di lapangan dan terminasi listrik yang aman.
-
Output Sinyal: Output dua kawat 4 hingga 20 mA kompatibel dengan sebagian besar pengendali industri, memungkinkan kabel sepanjang beberapa ratus meter tanpa kehilangan sinyal.
Spesifikasi Teknis
| Fitur |
Spesifikasi |
| Model |
060G2102 |
| Merek |
Danfoss |
| Kelompok Produk |
Sensor (AKS 33) |
| Sinyal Output |
4 hingga 20 mA |
| Referensi Tekanan |
Gauge Tertutup |
| Tekanan Beban Maks |
40 bar (580 psi) |
| Rentang Suhu Lingkungan |
-40 hingga 85 derajat C |
| Rentang Suhu Terkompensasi |
0 hingga 80 derajat C |
| Koneksi Elektrik |
EN 175301-803-A (Konektor Sudut) |
| Rating Enklosur |
IP65 |
| Berat Bersih |
0,157 kg |
| Berat Pengiriman |
1,0 kg |
FAQ Teknis
Apa perbedaan referensi "Gauge Tertutup" dengan sensor gauge standar?
Referensi gauge tertutup, seperti pada 060G2102, mengacu pada tekanan internal tetap (biasanya 1 bar) bukan tekanan atmosfer lokal. Ini membuatnya ideal untuk aplikasi tekanan tinggi dan memastikan sensor tidak terpengaruh oleh perubahan ketinggian atau kondisi cuaca atmosfer, yang sangat penting untuk kontrol pendinginan presisi.
Berapa suhu operasi maksimum untuk media yang diukur?
Sensor dapat mengukur media dengan suhu antara -40 hingga 85 derajat C dengan aman. Namun, untuk akurasi sinyal maksimum, disarankan menjaga suhu media dalam rentang terkompensasi 0 hingga 80 derajat C.
Apakah konektor sudut sudah termasuk dengan transmitter?
Ya, 060G2102 mengikuti spesifikasi Male dan Female, artinya baik basis transmitter maupun colokan DIN (Konektor Sudut) biasanya disediakan untuk memastikan perakitan listrik lengkap dengan rating IP65.
Panduan Teknik & Instalasi
-
Orientasi Pemasangan: Untuk mencegah penumpukan minyak atau kotoran di dalam rongga sensor, 060G2102 sebaiknya dipasang dalam posisi vertikal dengan sambungan tekanan menghadap ke bawah. Jika dipasang pada pipa horizontal, gunakan tee pemasangan yang memungkinkan sensor berada di atas atau sisi pipa.
-
Perhatian Pengkabelan: Gunakan kabel twisted-pair terlindung untuk loop 4-20 mA, terutama di lingkungan dengan variable frequency drives (VFD). Pelindung harus di-ground hanya di sisi pengendali untuk mencegah ground loop yang dapat menyebabkan offset sinyal.
-
Perlindungan Pulsasi Tekanan: Pada sistem dengan lonjakan tekanan frekuensi tinggi (misalnya dekat kompresor reciprocating kecepatan tinggi), sangat disarankan memasang orifis peredam atau tabung kapiler untuk melindungi diafragma internal dari kelelahan dan kegagalan dini.