Menjalankan urutan kontrol kepadatan tinggi di seluruh lini manufaktur, Mitsubishi Electric FX2N-128MR-ES/UL berfungsi sebagai unit basis pemrosesan utama dalam arsitektur MELSEC FX2N warisan. Kontroler ini mengintegrasikan pemrosesan, catu daya, dan I/O digital yang luas dalam satu chassis kompak, menjadikannya pilihan andal untuk aplikasi otomasi industri menengah hingga besar yang memerlukan output relay yang kuat dan eksekusi kecepatan tinggi.
Fitur Utama
- 128 titik I/O lokal terintegrasi (64 input dan 64 output relay) yang dapat diperluas hingga 256 titik melalui blok ekstensi.
- Catu daya AC 100-240V bawaan dengan output daya bantu 24V DC terintegrasi untuk sensor lapangan.
- Kontak output relay elektromekanis dengan rating 2A per titik, memungkinkan kontrol langsung kontaktor dan solenoid.
- Kemampuan pemrosesan kecepatan tinggi dengan waktu eksekusi instruksi dasar 0,08 mikrodetik.
- Blok terminal yang dapat dilepas memudahkan penggantian cepat di lapangan dan meminimalkan waktu henti selama pemeliharaan.
Aplikasi
- Sistem konveyor dan lini penyortiran penanganan material.
- Mesin pengemasan, stasiun pembungkus, dan lini perakitan otomatis.
- Fasilitas pengolahan air, panel kontrol stasiun pompa, dan manajemen fluida.
- Sistem HVAC, ruang kontrol lingkungan, dan otomasi bangunan.
Spesifikasi Teknis
| Parameter |
Nilai Spesifikasi |
| Produsen |
Mitsubishi Electric |
| Nomor Model |
FX2N-128MR-ES/UL |
| Seri |
MELSEC FX2N |
| Titik Input |
64 Titik (24V DC, Sink/Source dapat dipilih) |
| Titik Output |
64 Titik (Relay) |
| Rating Output |
2A per titik, 8A per terminal umum (250V AC / 30V DC) |
| Tegangan Pasokan |
100 hingga 240V AC (+10% / -15%), 50/60 Hz |
| Konsumsi Daya |
100 VA |
| Output Daya Bantu |
24V DC, 460 mA |
| Kapasitas Program |
8k langkah (dapat diperluas hingga 16k langkah dengan kaset memori) |
| Suhu Operasi |
0 hingga 55 derajat C |
| Suhu Penyimpanan |
-20 hingga 70 derajat C |
| Berat Pengiriman (Dihitung) |
3,0 kg |
| Dimensi Paket (Dihitung) |
380 x 110 x 110 mm |
Koneksi dan Antarmuka
| Terminal / Port |
Fungsi / Penugasan Sirkuit |
| L, N |
Input Catu Daya AC (100 hingga 240V AC) |
| Terminal Ground |
Koneksi Ground Pelindung (PE) |
| 24+, 24- |
Output Daya Bantu 24V DC (untuk eksitasi sensor) |
| S/S |
Terminal Umum Input (Pemilihan konfigurasi Sink/Source) |
| X0 hingga X77 |
Input Digital 24V DC (Sistem penomoran Oktal) |
| COM0 hingga COM7 |
Terminal Umum Output Relay Terisolasi |
| Y0 sampai Y77 |
Terminal Output Relay (sistem penomoran oktal) |
Model Alternatif & Kompatibilitas
Seri FX2N adalah lini produk warisan. Untuk retrofit sistem modern, FX3U-128MR/ES-A berfungsi sebagai penerus fisik dan fungsional langsung. Model ini menggunakan jejak pemasangan dan tata letak blok terminal yang sama, meskipun konversi program melalui GX Works2 atau GX Developer diperlukan untuk mengkompilasi set instruksi FX2N warisan ke arsitektur FX3U yang lebih baru.
Perangkap Aplikasi & Catatan Teknik
Beban induktif seperti solenoid, kumparan kontaktor, dan katup magnetik menghasilkan back-EMF yang signifikan saat dimatikan. Untuk mencegah pengelasan kontak prematur dan degradasi resistansi kontak pada relay internal, selalu pasang peredam RC eksternal untuk beban AC atau dioda flyback untuk beban DC. Selain itu, pastikan total arus yang diambil dari terminal 24V DC tambahan tidak melebihi 460 mA, karena kelebihan beban pada terminal ini akan memicu proteksi arus lebih internal dan mematikan sirkuit input.
Tips Komisioning & Pengkabelan
Saat mengkabel input digital, konfigurasikan terminal S/S berdasarkan jenis sensor Anda. Sambungkan terminal S/S ke terminal 24V untuk konfigurasi input Sink (sensor NPN) atau ke terminal 0V untuk konfigurasi input Source (sensor PNP). Hindari menjalankan kabel sinyal I/O dalam saluran atau duct kabel yang sama dengan jalur daya tegangan tinggi untuk mencegah gangguan elektromagnetik yang dapat merusak sinyal input.
Panduan Instalasi
PERINGATAN KRITIS
Isolasi semua sumber daya eksternal sebelum melakukan pemasangan, pengkabelan, atau penggantian modul. Muatan sisa pada kapasitor internal dapat menimbulkan bahaya kejutan listrik. Pastikan unit dipasang dalam enclosure yang memiliki ventilasi baik untuk mencegah penumpukan panas.
1
Pasang unit dasar PLC dengan kuat pada rel DIN 35mm atau langsung ke pelat belakang enclosure menggunakan lubang sekrup pemasangan terintegrasi.
2
Sambungkan terminal ground pelindung (PE) ke busbar ground sistem utama menggunakan kabel dengan penampang minimal 2,0 mm².
3
Kabelkan jalur pasokan daya AC (100-240V AC) ke terminal L dan N menggunakan ferrule bootlace yang dikrimp untuk mencegah helai kabel yang longgar menyebabkan korsleting.
4
Verifikasi konfigurasi jumper terminal S/S sesuai dengan logika sensor lapangan Anda (NPN atau PNP) sebelum menghidupkan unit.