Deskripsi
Menyediakan kontrol gerak presisi di lingkungan industri dengan inersia tinggi, motor servo AC Mitsubishi Electric HG-SN202J-S100 menghasilkan output terukur sebesar 2,0 kW dan dilengkapi seal oli yang dipasang di pabrik. Motor ini dirancang untuk beroperasi secara lancar dengan amplifier MELSERVO-JE yang sesuai, menawarkan respons dinamis dan perlindungan kuat dalam kondisi pabrik yang menantang. Desainnya yang tertutup sepenuhnya dan didinginkan secara alami memastikan keandalan jangka panjang dalam aplikasi otomatisasi yang berat.
Fitur
-
Desain Inersia Tinggi: Sangat cocok untuk pengoperasian dengan beban berat, memberikan kontrol kecepatan yang stabil dan pemosisian berakurasi tinggi.
-
Perlindungan Lingkungan IP67: Enklosur kedap debu dan tahan air ini dirancang untuk area produksi yang basah atau kotor.
-
Seal Oli Terintegrasi: Memberikan perlindungan kuat terhadap migrasi oli roda gigi dan cairan pemotong di sepanjang poros motor.
-
Performa Termal yang Dioptimalkan: Dibuat dengan isolasi Kelas 155 (F) untuk menahan panas yang dihasilkan selama siklus kerja berkelanjutan tanpa mengalami penurunan kinerja.
Aplikasi
- Sumbu gantri tugas berat dan sistem transfer otomatis.
- Konveyor penanganan material, pengangkat, dan peralatan pengemasan.
- Mesin pengontrol tegangan, sistem penarikan kawat, dan penggulung.
Spesifikasi Teknis
| Produsen |
Mitsubishi Electric |
| Model |
HG-SN202J-S100 |
| Seri |
MELSERVO-JE (Seri HG-SN) |
| Output Terukur |
2,0 kW |
| Torsi Terukur |
9,55 N-m |
| Kecepatan Terukur |
2000 r/min |
| Kecepatan Maksimum |
3000 r/min |
| Arus Terukur |
9,6 A |
| Arus Maksimum |
31 A |
| Seal Oli |
Terpasang (Tipe J) |
| Kelas Isolasi |
155 (Kelas F) |
| Tingkat Perlindungan terhadap Masuknya Benda Asing |
IP67 (tidak termasuk bagian tembus poros) |
| Suhu Pengoperasian |
0 hingga 40 Celsius (tidak membeku) |
| Rasio Inersia Beban yang Diizinkan |
15 kali atau kurang (rasio inersia motor) |
| Ketahanan Getaran |
X: 24,5 m/s2, Y: 49 m/s2 |
| Berat Bersih |
11 kg |
| Berat Pengiriman |
12 kg |
Wawasan Teknik Empiris
Model Alternatif & Kompatibilitas
HG-SN202J-S100 dirancang khusus untuk dipasangkan dengan amplifier servo MR-JE-200A dan MR-JE-200B. Saat mengganti motor seri HC-SFS yang lebih lama, pastikan dimensi poros dan jenis konektor enkoder, karena seri HG-SN yang lebih baru menggunakan steker terminasi yang berbeda. Selain itu, pastikan firmware pengontrol diperbarui agar dapat mengenali enkoder inkremental 131072 pulsa/rev yang terpasang di dalam motor ini.
Potensi Masalah Aplikasi & Catatan Rekayasa
Meskipun unit ini memiliki peringkat IP67, jalur keluar-masuk poros tidak sepenuhnya kedap air. Mengabaikan penggunaan seal kotak roda gigi yang sesuai atau tidak mempertahankan arah kabel menghadap ke bawah dapat menyebabkan oli atau kelembapan terkumpul di antarmuka poros dan akhirnya menembus rumah motor. Untuk siklus kerja S1 berkelanjutan dalam kabinet kontrol tertutup, pastikan pelat pemasangan memiliki luas permukaan minimum yang setara dengan pelat aluminium berukuran 400mm x 400mm x 12mm agar berfungsi sebagai penyerap panas yang memadai.
Tips Commissioning & Pengkabelan
Saat memasang kabel HG-SN202J-S100, pastikan kabel encoder tidak dipasang dalam conduit atau duct kabel yang sama persis dengan saluran daya motor bertegangan tinggi. Interferensi elektromagnetik (EMI) dapat merusak sinyal umpan balik encoder dan memicu kode kesalahan amplifier. Sangat disarankan untuk menggunakan rakitan kabel Mitsubishi berpelindung asli dengan braket grounding yang sesuai. Jika motor dipasang secara vertikal, buat loop tetesan pada kabel untuk mencegah cairan mengalir turun ke konektor.
Panduan Pemasangan
PERINGATAN PENTING: Jangan pernah melakukan pemasangan atau perawatan apa pun pada motor servo atau amplifier penggerak saat daya listrik utama masih tersambung. Tunggu setidaknya 20 menit setelah daya dimatikan agar kapasitor internal pada penggerak servo benar-benar kosong. Selalu ukur tegangan bus DC untuk memastikan nilainya di bawah 50V sebelum menyentuh sambungan terminal apa pun.
1
Penyelarasan Mekanis: Pasang motor dengan kuat pada permukaan datar yang diredam getarannya menggunakan flange pemasangan terintegrasi. Gunakan kopling fleksibel untuk konfigurasi penggerak langsung guna mencegah gaya radial atau aksial berlebih pada poros.
2
Sambungan Kabel: Kencangkan kabel daya khusus (U, V, W, dan PE) serta kabel umpan balik encoder. Pastikan terminal PE (Protective Earth) terhubung ke grounding dengan kuat untuk mencegah ground loop dan derau frekuensi tinggi.
3
Pemeriksaan Seal Oli: Untuk motor yang dilengkapi seal oli, oleskan lapisan tipis gemuk bersuhu tinggi pada bibir seal untuk mencegah kerusakan akibat beroperasi tanpa pelumasan selama commissioning awal sistem.