Deskripsi
Memberikan kinerja dinamis yang tangguh dalam sistem kontrol gerakan industri yang menuntut, Mitsubishi Electric HG-SR352BJ berfungsi sebagai motor servo putar berkapasitas tinggi dalam Seri HG-SR. Dirancang dengan output nominal 3,5 kW dan kecepatan nominal 2000 r/min, unit inersia sedang ini dilengkapi rem elektromagnetik dan segel oli terintegrasi untuk menjamin retensi posisi dan perlindungan lingkungan selama pengoperasian sumbu vertikal atau beban tinggi.
Fitur Utama
-
Umpan Balik Resolusi Tinggi: Dilengkapi encoder absolut beresolusi tinggi untuk presisi pemosisian mikro dan kelancaran gerakan.
-
Rem Penahan Elektromagnetik: Rem pengaman bawaan mencegah sumbu turun saat daya mati atau penghentian darurat.
-
Segel Lingkungan yang Ditingkatkan: Segel oli terintegrasi memungkinkan penyambungan langsung ke kotak roda gigi dan perlindungan di lingkungan yang keras.
-
Desain Inersia yang Dioptimalkan: Desain rotor inersia sedang memberikan stabilitas kontrol yang sangat baik dalam kondisi beban yang berfluktuasi.
Aplikasi
-
Sistem Penanganan Material: Konveyor, lini transfer otomatis, dan sumbu gantri tugas berat.
-
Pengerjaan & Pemesinan Logam: Sumbu pengumpan untuk perkakas mesin yang memerlukan stabilitas torsi tinggi.
-
Mesin Pengemasan & Percetakan: Sistem kontrol tegangan berkecepatan tinggi dan penggerak sinkron multi-sumbu.
Spesifikasi Teknis
| Parameter |
Nilai Spesifikasi |
| Produsen |
Mitsubishi Electric |
| Nomor Model |
HG-SR352BJ |
| Nama Seri |
HG-SR |
| Output Nominal |
3,5 kW |
| Kecepatan Nominal |
2000 r/min |
| Arus Nominal |
14 A |
| Torsi Maksimum |
50,1 Nm |
| Rem Elektromagnetik |
Terintegrasi (Rem Penahan) |
| Segel Oli |
Terintegrasi |
| Kelas Isolasi |
Kelas 155 (F) |
| Tingkat Getaran |
V10 |
| Lingkungan Atmosfer |
Di dalam ruangan, bebas dari gas korosif/mudah terbakar, kabut oli, dan debu |
| Berat Bersih Motor |
22,0 kg |
| Berat Pengiriman (Dihitung) |
23,0 kg |
Wawasan Rekayasa Empiris
Model Alternatif & Kompatibilitas
HG-SR352BJ sepenuhnya kompatibel dengan rangkaian amplifier Mitsubishi MELSERVO-J4, khususnya modul penggerak MR-J4-350A dan MR-J4-350B. Saat melakukan peningkatan dari model seri HC-SFS lama (seperti HC-SFS352B), verifikasi penyesuaian kedalaman pemasangan dan konfigurasi kabel adaptor encoder, karena antarmuka konektor fisiknya telah berubah.
Kesalahan Aplikasi & Catatan Rekayasa
Selalu pastikan rem elektromagnetik hanya digunakan untuk menahan, bukan untuk pengereman dinamis. Mencoba menggunakan rem untuk memperlambat beban yang sedang bergerak akan menyebabkan keausan dini pada pelat gesek internal dan akhirnya mengakibatkan kegagalan pemosisian. Selain itu, pastikan seal oli diperiksa secara berkala di lingkungan tempat cairan roda gigi bersuhu tinggi menumpuk di dekat flensa poros.
Tips Komisioning & Pengkabelan
Karena siklus switching frekuensi tinggi pada amplifier MR-J4, kabel daya motor dan kabel encoder harus dirutekan melalui konduit berpelindung yang terpisah untuk mencegah gangguan sinyal. Selalu hubungkan rangka motor langsung ke pelat belakang kabinet bersama menggunakan strap pembumian berimpedansi rendah untuk mencegah arus loop pembumian mengganggu umpan balik encoder absolut.
Panduan Pemasangan
PERINGATAN PENTING
Pastikan semua saluran daya utama AC yang memasok amplifier servo telah diputus dan dikunci sebelum pemasangan fisik. Biarkan kapasitor bus internal amplifier benar-benar kosong (verifikasi penurunan tegangan hingga di bawah 50 VDC pada blok terminal) sebelum memasang kabel daya atau rem pada HG-SR352BJ.
1
Pasang motor dengan kuat pada fondasi logam yang kokoh. Ketidakselarasan antara poros motor dan beban dapat merusak bantalan internal serta menyebabkan kegagalan seal oli sebelum waktunya. Gunakan kopling fleksibel.
2
Sambungkan kabel encoder dan konektor daya dengan rem. Pastikan seal konektor terpasang sepenuhnya untuk mempertahankan peringkat perlindungan IP. Jangan memberikan beban radial atau aksial berlebihan pada konektor saat merutekan kabel.
3
Sebelum memulai pengujian, verifikasi pengoperasian pelepas rem dengan memberikan tegangan rem penahan nominal (24 VDC) secara manual dan memastikan poros berputar bebas.