Deskripsi
Siemens
6ES7132-4HB12-0AA0 adalah modul keluaran elektronik digital yang dirancang untuk sistem I/O terdistribusi
SIMATIC ET 200SP. Modul keluaran relai dua kanal ini memfasilitasi antarmuka antara Programmable Logic Controller (PLC) dan perangkat industri nyata berdaya lebih tinggi dengan mengalihkan sinyal digital. Masing-masing dari dua keluaran relainya mampu mengalihkan beban hingga
5A, sehingga cocok untuk mengendalikan langsung berbagai peralatan seperti katup solenoid, kontaktor DC, dan lampu indikator yang umum digunakan dalam otomasi industri.
Modul ini menawarkan fleksibilitas tegangan yang signifikan, mendukung rangkaian DC dari
24V hingga 48V dan tegangan AC dari
24V hingga 230V, semuanya pada nilai arus 5A. Untuk meningkatkan fleksibilitas pengkabelan dan logika kontrol, setiap kanal menyediakan kontak Normally Open (NO) dan Normally Closed (NC).
6ES7132-4HB12-0AA0 direkayasa dengan isolasi dari tegangan suplai sistem, yang meningkatkan keselamatan dan melindungi pengendali pusat dari transien listrik yang berpotensi berasal dari sisi beban. Meskipun serupa dengan model
6ES7132-4HB12-0AB0, akhiran "0AA0" mungkin menunjukkan varian regional tertentu atau versi yang lebih lama. Lini produk ini telah mencapai status End-of-Lifecycle (EOL), dan Siemens merekomendasikan migrasi ke versi modul yang lebih baru untuk desain mendatang serta ketersediaan suku cadang jangka panjang.
Fitur
- Modul keluaran relai dua kanal
- Kapasitas pengalihan maksimum 5A per kanal
- Mendukung rentang tegangan DC 24V hingga 48V
- Mendukung rentang tegangan AC 24V hingga 230V
- Setiap kanal dilengkapi kontak Normally Open (NO) dan Normally Closed (NC)
- Direkayasa dengan isolasi dari tegangan suplai sistem
- Dirancang untuk integrasi ke dalam sistem SIMATIC ET 200SP
Aplikasi
- Sistem otomasi industri yang memerlukan kendali keluaran digital
- Mengalihkan katup solenoid dalam sistem pneumatik atau hidraulik
- Mengendalikan kontaktor DC untuk starter motor atau rangkaian daya
- Mengaktifkan lampu indikator dan perangkat pensinyalan
- Keluaran digital serbaguna untuk sistem kendali berbasis PLC
Spesifikasi Teknis
| Parameter |
Nilai |
| Nomor Model |
6ES7132-4HB12-0AA0 |
| Jenis Modul |
Modul Keluaran Digital (Relai 2 kanal) |
| Produsen |
Siemens |
| Seri Produk |
SIMATIC ET 200SP |
| Kompatibilitas Sistem |
PLC |
| Kanal Keluaran |
2 |
| Jenis Keluaran |
Relai |
| Kapasitas Switching (per kanal) |
5A |
| Rentang Tegangan DC |
24V hingga 48V |
| Rentang Tegangan AC |
24V hingga 230V |
| Jenis Kontak |
Normally Open (NO), Normally Closed (NC) |
| Isolasi |
Dari tegangan suplai sistem |
| Layanan Komunikasi |
Router Ethernet |
| Status Siklus Hidup Produk |
Akhir Siklus Hidup (EOL) |
| Berat Pengiriman |
0,95 kg |
| Dimensi Kemasan (Dihitung) |
2,5 cm x 5,1 cm x 83,8 cm |
| Negara Asal |
JERMAN |
| KODE HS |
8537101190 |
Panduan Pemasangan
-
Matikan Sistem: Sebelum pemasangan, pastikan seluruh daya ke sistem SIMATIC ET 200SP dan beban yang terhubung benar-benar dimatikan untuk mencegah sengatan listrik atau kerusakan peralatan.
-
Pemasangan: Pasang modul dengan kuat pada slot yang ditentukan di dalam rak ET 200SP atau unit dasar terminal, dengan memastikan koneksi mekanis dan listrik yang tepat.
-
Pengkabelan: Hubungkan perangkat beban ke terminal keluaran modul. Gunakan kontak Normally Open (NO) atau Normally Closed (NC) sesuai kebutuhan logika kendali aplikasi.
-
Peringkat Tegangan dan Arus: Pastikan persyaratan tegangan dan arus beban yang terhubung tidak melebihi batas yang ditentukan untuk modul (24–48V DC, 24–230V AC, 5A per kanal).
-
Pembumian dan Pelindung: Terapkan praktik pembumian dan pelindung yang tepat untuk semua kabel guna meminimalkan derau listrik dan memastikan pengoperasian yang andal, terutama untuk beban yang sensitif.
-
Perutean Kabel: Rutekan kabel daya dan sinyal secara terpisah untuk menghindari interferensi. Pastikan kabel terpasang dengan aman dan terlindung dari kerusakan fisik.
-
Aktifkan Kembali dan Uji: Setelah pemasangan dan pengkabelan selesai, aktifkan kembali sistem dengan hati-hati dan lakukan pengujian fungsional untuk memastikan pengoperasian kanal keluaran yang benar.