Deskripsi
Siemens 6ES7647-6BB26-4BX0 adalah SIMATIC BOX PC 627B, komputer pribadi industri yang dirancang untuk lingkungan otomasi yang menuntut. Unit ini dilengkapi grafik terpasang dengan memori bersama 128 MB, prosesor Celeron M 440 yang beroperasi pada 1,86 GHz, dan RAM SODIMM DDR2 667 sebesar 1 GB. Unit ini menyediakan konektivitas lengkap dengan dua port Ethernet RJ45 10/100/1000 Mbit/dtk, empat port USB V2.0 (arus tinggi), dan port serial COM1. Penyimpanan disediakan oleh HDD SATA 160 GB dan slot drive CompactFlash di sisi depan. Sistem ini dilengkapi kontroler RAID, fungsi watchdog, serta pemantauan suhu/kipas untuk pengoperasian yang andal. Daya disuplai melalui input daya industri 24 V DC, sehingga cocok untuk integrasi langsung ke dalam kabinet kontrol dan sistem industri.
Fitur
- CPU Celeron M 440 terintegrasi (1,86 GHz, cache L2 1 MB, FSB 533 MHz)
- Grafik terpasang dengan memori bersama 128 MB
- 2x antarmuka Ethernet RJ45 10/100/1000 Mbit/dtk
- 4x port USB V2.0 (mendukung arus tinggi)
- 1x port serial COM1
- Kontroler RAID terpasang
- Slot drive CompactFlash di sisi depan (tanpa kartu CF)
- Fungsi pemantauan watchdog dan suhu/kipas
- Antarmuka PROFIBUS/MPI untuk komunikasi industri
- SRAM buffer 2 MB dan RAM SODIMM DDR2 667 1 GB
- Catu daya industri 24 V DC
- Kartu antarmuka PCI dengan port COM2 dan LPT (1 slot PCI tidak digunakan)
- Hard disk SATA 160 GB
- Drive optik DVD +/-RW
- Disediakan tanpa sistem operasi dan perangkat lunak ekspansi
Aplikasi
Siemens SIMATIC Box PC 627B cocok untuk berbagai aplikasi industri yang memerlukan daya komputasi tangguh dan pengoperasian andal di lingkungan yang keras. Penggunaan umumnya meliputi:
- Antarmuka Manusia-Mesin (HMI) dan sistem visualisasi
- Akuisisi dan pemrosesan data
- Tugas pengendalian dan otomasi industri
- Komputasi edge dalam industri manufaktur dan industri proses
- Infrastruktur jaringan untuk otomasi pabrik
- Pengendalian dan pemantauan mesin
Spesifikasi Teknis
| Merek |
Siemens |
| Produsen |
Siemens |
| Rentang |
SIMATIC Box PC |
| Subrentang |
PC627B |
| Jenis Produk |
Kotak PC |
| Fase Produk |
Usang |
| CPU |
Celeron M 440 (1,86 GHz, L2 1 MB, FSB 533 MHz) |
| Grafik |
Terpasang di papan, memori bersama 128 MB |
| RAM |
SODIMM DDR2 667 1 GB, SRAM berbuffer 2 MB |
| Penyimpanan |
HDD SATA 160 GB, slot drive CompactFlash (sisi depan) |
| Drive Optik |
DVD +/-RW |
| Port Ethernet |
2x RJ45 10/100/1000 Mbit/s |
| Port USB |
4x USB V2.0 (arus tinggi) |
| Port Serial |
1x COM1, 1x COM2 (melalui kartu antarmuka PCI) |
| Port Paralel |
1x LPT (melalui kartu antarmuka PCI) |
| Antarmuka Fieldbus |
PROFIBUS/MPI |
| Pengontrol RAID |
Terpasang di papan |
| Pemantauan |
Pemantauan watchdog, suhu/kipas |
| Catu Daya |
24 V DC industri |
| Slot PCI |
1x PCI (belum ditetapkan, melalui kartu antarmuka) |
| Sistem Operasi |
Tanpa |
| Perangkat Lunak Ekspansi |
Tanpa |
| Dimensi Kemasan (Dihitung) |
41,00 x 56,50 x 25,00 cm |
| Berat Pengiriman |
7,00 kg |
| Kode Komoditas |
85371091 |
Panduan Pemasangan
-
Utamakan Keselamatan: Pastikan semua daya ke area pemasangan telah dimatikan dan dikunci sebelum memulai pekerjaan.
-
Pemasangan: Pasang Box PC dengan kokoh di dalam penutup atau rak industri yang sesuai, dan pastikan ventilasi memadai untuk membuang panas. Gunakan perangkat keras pemasangan yang sesuai untuk mencegah getaran.
-
Koneksi Daya: Sambungkan catu daya industri 24 V DC ke terminal yang ditentukan dengan memperhatikan polaritas yang benar. Pastikan sumber daya memenuhi persyaratan tegangan dan arus yang ditentukan.
-
Pembumian: Buat koneksi pembumian pelindung (PE) yang kuat ke sasis Box PC untuk memastikan keselamatan listrik dan meminimalkan interferensi elektromagnetik.
-
Koneksi Periferal: Sambungkan kabel Ethernet ke port RJ45, perangkat USB ke port USB V2.0, dan perangkat serial ke port COM1 sesuai kebutuhan aplikasi. Pastikan semua kabel dirutekan dan diamankan dengan benar.
-
Koneksi Fieldbus: Jika menggunakan PROFIBUS/MPI, sambungkan kabel bus yang sesuai ke antarmuka yang ditentukan, dan pastikan terminasi serta pelindung dilakukan dengan benar.
-
Manajemen Kabel: Tata semua kabel dengan rapi, pisahkan kabel daya dan kabel sinyal untuk mencegah interferensi. Gunakan pengikat kabel dan konduit jika diperlukan.
-
Menyalakan Awal: Setelah semua koneksi diverifikasi, alirkan kembali daya ke catu daya. Amati sistem untuk memastikan proses booting dan lampu indikator berjalan dengan benar.