Deskripsi
Siemens 6ES7647-6BG26-0WF0 adalah SIMATIC BOX PC 627B yang dirancang untuk aplikasi industri yang tangguh. Unit ini dilengkapi prosesor Intel Core 2 Duo T7400 2,16 GHz, RAM DDR2 1 GB, dan catu daya industri 24 V DC. Unit ini menyediakan konektivitas lengkap dengan dua port Ethernet Gigabit, empat port USB 2.0 berarus tinggi, dan satu port serial COM. Sistem ini memiliki grafis terintegrasi dengan memori bersama 128 MB serta dilengkapi kontroler RAID terintegrasi. Untuk penyimpanan, unit ini dikonfigurasi dengan dua slot drive CompactFlash, satu dapat diakses dari bagian depan dan satu internal, serta disertai Windows XP Embedded pada kartu CompactFlash 2 GB.
Fitur
- Prosesor Intel Core 2 Duo T7400 pada 2,16 GHz
- Memori SODIMM DDR2 667 1 GB
- Dua port Ethernet 10/100/1000 Mbit/detik untuk redundansi atau pemisahan jaringan
- Empat port USB 2.0 berarus tinggi untuk perangkat periferal
- Kontroler RAID terintegrasi untuk menjaga integritas data
- Pemantauan terintegrasi untuk status watchdog, suhu, dan kipas
- Dua slot PCI yang tersedia untuk ekspansi perangkat keras
- Beroperasi dengan catu daya industri 24 V DC
Aplikasi
- Stasiun visualisasi proses dan HMI
- Sistem akuisisi dan pencatatan data
- Gateway kendali dan otomasi industri
- Sistem visi mesin dan kendali mutu
- Terminal pengumpulan data di lantai produksi
Spesifikasi Teknis
| Spesifikasi |
Nilai |
| Produsen |
Siemens |
| Seri Produk |
SIMATIC BOX PC 627B |
| Prosesor |
Intel Core 2 Duo T7400 (2,16 GHz, Cache L2 4 MB, FSB 667 MHz) |
| Memori (RAM) |
SODIMM DDR2 667 1 GB |
| Grafis |
Terintegrasi, Memori Bersama 128 MB |
| Antarmuka Ethernet |
2 x RJ45 10/100/1000 Mbit/detik |
| Antarmuka USB |
4 x USB 2.0 (Arus Tinggi) |
| Antarmuka Serial |
1 x COM1 |
| Kontroler Penyimpanan |
Kontroler RAID Terintegrasi |
| Drive Penyimpanan 1 |
Drive CompactFlash Sisi Depan (tanpa kartu CF) |
| Drive Penyimpanan 2 |
Drive CompactFlash Internal (dipasang sebagai pengganti HDD/ODD, tanpa kartu CF) |
| Sistem Operasi |
Windows XP Embedded (SP2) bahasa Inggris pada CompactFlash 2 GB |
| Slot Ekspansi |
2 x PCI (Gratis) |
| Catu Daya |
24 V DC |
| Pemantauan Sistem |
Pemantauan Watchdog, Suhu, Kipas |
| Status Siklus Hidup Produk |
Usang |
| Negara Asal |
Jerman (Perkiraan) |
| Dimensi Kemasan |
120,5 x 50,5 x 10,0 cm |
| Berat Pengiriman |
7,00 kg |
Panduan Pemasangan
PERINGATAN PENTING: Risiko Sengatan Listrik dan Kerusakan Peralatan
Putuskan semua sumber daya sebelum pemasangan atau pemeliharaan. Perangkat ini mengandung komponen yang sensitif terhadap pelepasan muatan listrik statis (ESD). Gunakan perlindungan ESD yang sesuai, termasuk gelang dan alas antistatis, saat menangani perangkat. Kegagalan mematuhi ketentuan ini dapat menyebabkan kerusakan peralatan dan cedera personel.
-
1
Persiapan Lokasi: Pilih lokasi pemasangan di dalam enclosure yang menyediakan ventilasi memadai serta perlindungan dari getaran berlebihan, kelembapan, dan kontaminan. Pastikan tersedia ruang bebas yang cukup di sekitar unit untuk aliran udara dan akses kabel.
-
2
Pemasangan: Kencangkan Box PC dengan kuat ke panel pemasangan menggunakan semua titik pemasangan yang disediakan. Pastikan sasis rata dan stabil untuk mencegah tekanan mekanis.
-
3
Pembumian: Sambungkan terminal pembumian sasis ke busbar protective earth (PE) panel utama menggunakan konduktor berimpedansi rendah. Sambungan pembumian yang andal sangat penting untuk keselamatan dan kekebalan terhadap gangguan.
-
4
Sambungan Daya: Sambungkan catu daya 24 V DC ke terminal input yang ditentukan. Pastikan polaritasnya benar sebelum mengalirkan daya ke rangkaian. Gunakan kabel dengan ukuran yang sesuai untuk beban dan jaraknya.
-
5
Pengkabelan I/O dan Periferal: Sambungkan kabel Ethernet, USB, serial, dan kabel lain yang diperlukan. Pisahkan jalur kabel sinyal dari kabel daya untuk meminimalkan interferensi elektromagnetik. Pastikan semua konektor terpasang sepenuhnya.
-
6
Pemeriksaan Sistem Akhir: Setelah semua koneksi dibuat, periksa kembali pengkabelan dengan merujuk pada skema. Nyalakan unit dan periksa urutan boot serta indikator status yang benar. Lanjutkan dengan konfigurasi perangkat lunak sesuai kebutuhan.