Deskripsi
Siemens 6ES7647-6CB00-0BA0 adalah PC Box seri SIMATIC IPC627C yang dirancang untuk aplikasi industri yang tangguh. Unit ini dikonfigurasi dengan prosesor Celeron P4505 Intel, RAM DDR3 1 GB, dan hard drive SATA 250 GB. Perangkat ini menyediakan konektivitas luas melalui dua port Ethernet Gigabit, antarmuka PROFIBUS/MPI, dan beberapa port USB 2.0. Sistem ini dilengkapi catu daya industri AC 110/230V terintegrasi dan telah diinstal sebelumnya dengan sistem operasi Windows XP Professional SP3, sehingga menjadi platform lengkap untuk tugas pengendalian, visualisasi, dan akuisisi data.
Fitur
- Prosesor: Intel Celeron P4505 (2 Inti, 2 Thread, 1,86 GHz)
- Memori: DIMM DDR3 1066 1 GB dan SRAM berbuffer 2 MB
- Penyimpanan: Hard disk drive (HDD) SATA 250 GB dan drive optik DVD+/-RW
- Konektivitas: Dua port Ethernet 10/100/1000 Mbit/dtk
- Antarmuka Fieldbus: PROFIBUS/MPI terintegrasi (kompatibel dengan CP 5611-A2)
- Ekspansi: Dua slot PCI kosong untuk perangkat keras tambahan
- Catu Daya: Catu daya industri AC 110/230V yang memenuhi standar NAMUR
- Pemantauan Sistem: Pengatur waktu watchdog, serta pemantauan suhu dan kipas terintegrasi
- Sistem Operasi: Windows XP Professional SP3 (MUI) yang telah diinstal sebelumnya
Aplikasi
- Pemrosesan dan pengendalian data tingkat mesin
- Visualisasi proses dan tugas server HMI
- Akuisisi dan pencatatan data industri
- Aplikasi gateway antara jaringan TI dan OT
- Sel otomasi yang memerlukan dukungan sistem operasi lama
Spesifikasi Teknis
| Spesifikasi |
Nilai |
| Produsen |
Siemens |
| Seri Produk |
SIMATIC IPC627C |
| Nomor Model |
6ES7647-6CB00-0BA0 |
| Jenis Produk |
PC Box |
| Status Siklus Hidup Produk |
Akan Dihentikan |
| Prosesor |
Intel Celeron P4505 (2 Inti, 2 Thread, 1,86 GHz, Cache 2 MB, VT) |
| Memori Sistem (RAM) |
DIMM DDR3 1066 1 GB |
| Memori Berbuffer |
SRAM Buffer 2 MB |
| Hard Drive |
HDD SATA 250 GB |
| Drive Optik |
DVD +/-RW |
| Pengontrol Penyimpanan |
Pengontrol RAID Terintegrasi |
| Media Lepasan |
Slot Drive CompactFlash (Depan) |
| Grafis |
Grafis HD Terintegrasi |
| Port Ethernet |
2 x RJ45 10/100/1000 Mbit/dtk |
| Port USB |
4 x USB 2.0 (Arus Tinggi) |
| Port Serial |
1 x COM1 |
| Port Fieldbus |
PROFIBUS/MPI (kompatibel dengan CP 5611-A2) |
| Slot Ekspansi |
2 x PCI (tersedia) |
| Catu Daya |
Unit Catu Daya Industri 110/230V AC dengan NAMUR |
| Sistem Operasi |
Windows XP Professional SP3 MUI (DE, EN, FR, ES, IT) |
| Berat Pengiriman |
7,05 kg |
| Dimensi Kemasan (Dihitung) |
45,0 x 47,5 x 27,0 cm |
| Negara Asal (Perkiraan) |
Jerman |
| Kode Komoditas |
85371091 |
| ECCN |
N |
Panduan Pemasangan
PERINGATAN KRITIS: Terdapat tegangan berbahaya. Semua pemasangan, pengkabelan, dan pemeliharaan hanya boleh dilakukan oleh personel yang berkualifikasi. Pastikan unit tidak bertegangan dan prosedur Lockout/Tagout (LOTO) yang benar telah diikuti sebelum mengakses terminal atau komponen internal mana pun.
-
1
Persiapan Lokasi: Pilih lokasi pemasangan di dalam enklosur industri yang menyediakan ventilasi memadai dan perlindungan dari kelembapan, zat korosif, dan getaran berlebihan. Pastikan suhu lingkungan tetap berada dalam rentang pengoperasian perangkat.
-
2
Pemasangan: Kencangkan sasis Box PC dengan kuat ke panel pemasangan menggunakan semua titik pemasangan yang disediakan. Pastikan unit rata dan stabil.
-
3
Pembumian: Sambungkan terminal pembumian sasis ke busbar protective earth (PE) panel utama menggunakan konduktor berimpedansi rendah. Koneksi pembumian yang tepat sangat penting untuk keselamatan dan ketahanan terhadap gangguan.
-
4
Koneksi I/O: Sambungkan semua kabel periferal dan jaringan yang diperlukan, termasuk Ethernet, PROFIBUS, USB, dan perangkat serial. Gunakan kabel berpelindung untuk jalur komunikasi dan pastikan pelindungnya diterminasi dengan benar ke ground pada salah satu ujung.
-
5
Koneksi Daya: Sambungkan kabel daya AC yang disediakan ke soket masuk catu daya unit dan ke sumber daya AC yang stabil dengan spesifikasi yang sesuai. Pastikan tegangan sumber sesuai dengan spesifikasi 110/230V AC.
-
6
Startup Sistem: Setelah memverifikasi semua koneksi, lepaskan LOTO dan nyalakan daya ke unit. Amati urutan boot untuk memastikan sistem operasi dimuat dengan benar dan periksa indikator gangguan perangkat keras.