Deskripsi
Siemens 6ES7647-7BK30-2DD0 adalah Microbox PC SIMATIC IPC427C yang ringkas dan kokoh, dirancang untuk tugas otomasi yang menuntut di lingkungan industri. Unit ini ditenagai prosesor Intel Core 2 Duo 1,2 GHz dan dilengkapi RAM DDR3 2 GByte untuk pemrosesan data yang efisien. Perangkat ini memiliki konfigurasi penyimpanan ganda dengan Solid-State Drive SATA 50 GB berdaya tahan tinggi untuk sistem operasi dan aplikasi, serta kartu CompactFlash 2 GB yang dapat diganti untuk pencadangan data atau sistem. Sistem ini dilengkapi Windows 7 Ultimate (MUI) yang telah terinstal dan memiliki antarmuka PROFIBUS DP 12 terintegrasi untuk komunikasi tingkat lapangan yang lancar.
Fitur
- Prosesor: Intel Core 2 Duo pada 1,2 GHz dengan FSB 800 MHz
- Memori: SODIMM DDR3 1066 2 GByte
- Penyimpanan utama: Solid-State Drive SATA 50 GB (daya tahan tinggi)
- Penyimpanan sekunder: kartu CompactFlash 2 GB yang dapat diganti
- Sistem operasi: Windows 7 Ultimate (MUI), prainstal
- Antarmuka terintegrasi: PROFIBUS DP 12
- Desain ringkas tanpa kipas untuk pengoperasian yang andal
- Ruang drive yang mudah diakses untuk penggantian media secara praktis
Aplikasi
- Akuisisi dan pemrosesan data pada tingkat mesin
- Pengendalian dan pemantauan supervisori (SCADA)
- Tugas visualisasi Antarmuka Manusia-Mesin (HMI)
- Aplikasi gateway antara berbagai jaringan komunikasi
- Pengendalian proses dalam manufaktur dan lini produksi
Spesifikasi Teknis
| Kategori |
Spesifikasi |
| Umum |
|
| Produsen |
Siemens |
| Model |
6ES7647-7BK30-2DD0 |
| Seri |
SIMATIC IPC427C |
| Jenis Produk |
Microbox PC |
| Tahap Siklus Hidup Produk |
Penghentian Produk |
| Prosesor |
|
| CPU |
Core 2 Duo |
| Kecepatan Clock |
1,2 GHz |
| Front Side Bus (FSB) |
800 MHz |
| Cache |
SLC 3 MB |
| Memori |
|
| Kapasitas |
2 GByte |
| Jenis |
DDR3 1066, SODIMM |
| Penyimpanan |
|
| Drive Internal |
Solid-State Drive SATA 50 GB (daya tahan tinggi) |
| Media Lepasan |
CompactFlash 2 GB (dapat diganti) |
| Perangkat Lunak |
|
| Sistem Operasi |
Windows 7 Ultimate MUI (prainstal) |
| Antarmuka |
|
| Fieldbus |
PROFIBUS DP 12 |
| Konfigurasi Perangkat Keras |
|
| Ekspansi |
Tanpa ekspansi |
| Logistik |
|
| Dimensi Kemasan |
19,00 x 32,50 x 11,00 cm |
| Berat Pengiriman |
3,25 kg |
| Kode Komoditas |
84715000 |
| ECCN |
5A992 |
| Negara Asal |
Jerman (Perkiraan) |
Panduan Pemasangan
PERINGATAN PENTING: RISIKO SENGATAN LISTRIK DAN KERUSAKAN PERALATAN
Pemasangan hanya boleh dilakukan oleh personel yang berkualifikasi. Putuskan dan lakukan lockout pada semua sumber daya sebelum mengakses kabinet kontrol. Perangkat ini mengandung komponen yang sensitif terhadap pelepasan muatan listrik statis (ESD). Gunakan langkah perlindungan ESD yang sesuai, seperti gelang tangan yang dibumikan, selama penanganan dan pemasangan.
-
1
Mematikan Sistem: Sebelum pemasangan, matikan sepenuhnya sumber daya pada kabinet kontrol atau lokasi pemasangan. Verifikasi tidak adanya tegangan menggunakan multimeter terkalibrasi. Ikuti semua prosedur Lockout/Tagout (LOTO) yang berlaku.
-
2
Memilih Lokasi Pemasangan: Pilih lokasi di dalam panel kontrol yang menyediakan ruang bebas yang memadai untuk aliran udara dan penataan kabel. Pastikan orientasi pemasangan sesuai dengan panduan produsen untuk pengelolaan termal.
-
3
Mengamankan Unit: Pasang Microbox PC dengan kuat ke pelat pemasangan atau rel DIN menggunakan perangkat keras pemasangan yang ditentukan. Pastikan unit stabil secara mekanis dan bebas dari getaran berlebihan.
-
4
Membuat Koneksi Pembumian: Sambungkan pembumian protective earth (PE) berimpedansi rendah ke titik pembumian sasis yang ditentukan. Koneksi pembumian yang andal sangat penting untuk keselamatan dan kekebalan terhadap derau.
-
5
Menyambungkan Kabel: Sambungkan catu daya DC, PROFIBUS, Ethernet, dan kabel periferal lainnya. Pastikan semua konektor terpasang sepenuhnya dan terpasang dengan aman. Tata kabel dengan rapi untuk menghindari tegangan dan interferensi.
-
6
Menyalakan Sistem: Setelah memverifikasi semua koneksi, lepaskan perangkat LOTO dan aliri kembali kabinet dengan listrik. Nyalakan IPC dan pastikan sistem operasi melakukan booting dengan benar serta semua indikator status normal.