Deskripsi
Ini adalah Siemens 6ES7675-1DK30-2AL0, bundel SIMATIC IPC427C Microbox PC yang telah dikonfigurasi sebelumnya dan dirancang untuk tugas otomasi berbasis PC yang menuntut. Unit ini dilengkapi dengan prosesor Intel Core 2 Duo 1,2 GHz, RAM DDR3 2 GB, dan Solid-State Drive (SSD) SATA 50 GB dengan daya tahan tinggi untuk pengoperasian yang andal dan tanpa kipas. Unit ini telah dilengkapi sebelumnya dengan paket perangkat lunak komprehensif yang mencakup Windows Embedded Standard 2009, pengontrol perangkat lunak WinAC RTX 2010, dan WinCC flexible 2008 RT untuk aplikasi HMI. Konektivitas disediakan melalui satu port PROFIBUS DP dan dua antarmuka Ethernet Industri 1 Gbit/s, sehingga sesuai untuk solusi pengendalian dan visualisasi terpadu.
Fitur
- Prosesor: Intel Core 2 Duo pada 1,2 GHz dengan FSB 800 MHz
- Memori: 2 GB DDR3 1066 SODIMM
- Penyimpanan: Solid-State Drive (SSD) SATA 50 GB dengan Daya Tahan Tinggi
- Sistem Operasi: Windows Embedded Standard 2009 (Terinstal Sebelumnya)
- Pengontrol Perangkat Lunak: WinAC RTX 2010
- Runtime HMI: WinCC flexible 2008 RT (512 PowerTags)
- Komunikasi Industri: 1x PROFIBUS DP, 2x Ethernet Industri Gigabit
- Desain Microbox yang ringkas dan tanpa kipas
Aplikasi
- Pengendalian dan otomasi mesin berbasis PC
- Antarmuka Manusia-Mesin (HMI) dan aplikasi SCADA
- Akuisisi, pencatatan, dan pemrosesan data pada tingkat mesin
- Tugas gateway dan komunikasi dalam jaringan industri
- Pengendalian proses dan visualisasi dalam manufaktur
Spesifikasi Teknis
| Kategori |
Spesifikasi |
| Umum |
|
| Nomor Suku Cadang |
6ES7675-1DK30-2AL0 |
| Model Dasar |
SIMATIC IPC427C Microbox PC |
| Status Siklus Hidup Produk |
Akhir Masa Produksi |
| Perangkat Keras |
|
| Prosesor |
Intel Core 2 Duo, 1,2 GHz |
| Front Side Bus (FSB) |
800 MHz |
| Memori |
2 GB DDR3 1066, SODIMM |
| Penyimpanan |
Solid-State Drive 50 GB (SATA, Daya Tahan Tinggi) |
| Perangkat Lunak |
|
| Sistem Operasi |
Windows Embedded Standard 2009 |
| Perangkat Lunak Kontrol |
WinAC RTX 2010 |
| Runtime HMI |
WinCC flexible 2008 RT (512 PowerTags) |
| Antarmuka |
|
| PROFIBUS |
1x PROFIBUS DP |
| Ethernet |
2x Ethernet Industri (1 Gbit/s) |
| Logistik |
|
| Berat Pengiriman |
3.40 kg |
| Dimensi Kemasan (Dihitung) |
18.5 cm x 18.5 cm x 15.0 cm |
| Negara Asal (Perkiraan) |
Jerman |
| Kode Komoditas |
85371091 |
| ECCN |
N |
Panduan Pemasangan
PERINGATAN PENTING: RISIKO SENGATAN LISTRIK DAN KERUSAKAN PERALATAN
Pemasangan hanya boleh dilakukan oleh personel yang berkualifikasi. Putuskan semua sumber daya dan ikuti prosedur Lockout/Tagout (LOTO) sebelum mengakses atau memasang peralatan ini. Perangkat ini mengandung komponen yang sensitif terhadap pelepasan muatan elektrostatis (ESD). Gunakan perlindungan ESD yang tepat, termasuk gelang tangan dan alas yang dibumikan, selama penanganan dan pemasangan.
-
1
Mematikan Energi Sistem: Sebelum pemasangan, pastikan kabinet kontrol dan semua sumber daya terkait benar-benar tidak bertegangan, dikunci, dan diberi tanda untuk mencegah aktivasi yang tidak disengaja.
-
2
Memasang IPC: Pasang Microbox PC dengan kokoh pada rel DIN standar atau permukaan panel datar di dalam kabinet kontrol. Pastikan tersedia ruang ventilasi yang memadai di sekitar unit sesuai spesifikasi produsen untuk pembuangan panas yang tepat.
-
3
Membuat Sambungan Pembumian: Sambungkan terminal pembumian sasis ke busbar protective earth (PE) utama pada kabinet kontrol menggunakan konduktor berimpedansi rendah. Sambungan pembumian yang andal sangat penting untuk keselamatan dan kekebalan terhadap gangguan.
-
4
Menyambungkan Kabel Komunikasi: Sambungkan kabel PROFIBUS DP dan Industrial Ethernet. Gunakan kabel dengan pelindung yang sesuai dan pastikan terminasi pelindung yang tepat di salah satu ujung untuk meminimalkan interferensi elektromagnetik (EMI). Rutekan kabel komunikasi secara terpisah dari saluran daya bertegangan tinggi.
-
5
Menyambungkan Catu Daya: Sambungkan catu daya DC 24 V ke terminal input daya yang ditentukan. Verifikasi polaritasnya sudah benar sebelum mengalirkan daya. Gunakan kabel dengan ukuran yang sesuai untuk beban.
-
6
Menyalakan Sistem: Setelah memverifikasi semua sambungan, lepaskan penguncian/penandaan dan aliri kembali kabinet kontrol. Pantau IPC untuk memastikan urutan booting dan aktivitas indikator status yang benar.