Ikhtisar Produk
MPC4 (PNR 200-510-070-113) adalah modul pemrosesan inti dari Sistem Perlindungan Mesin (MPS) Vibro-Meter VM600. Kartu "Versi Standar" ini merupakan unit berkinerja tinggi yang dapat diprogram, dirancang untuk pemantauan dan perlindungan berkelanjutan terhadap aset berputar yang kritis, seperti turbin gas dan uap, kompresor besar, serta pompa industri. Kartu ini melakukan pemrosesan sinyal berkecepatan tinggi dan logika alarm otonom untuk melindungi mesin dari getaran berlebih, perpindahan poros, dan kondisi overspeed.
Konfigurasi Teknis
Varian 200-510-070-113 menyediakan arsitektur 4+2 kanal yang tangguh, sehingga menjadi pilihan serbaguna untuk Instrumentasi Supervisori Turbin (TSI).
-
Empat Kanal Input Dinamis: Kanal-kanal ini menerima sinyal dari berbagai transduser, termasuk probe proximity seri TQ (arus eddy), akselerometer seri CA, dan sensor kecepatan seri CE.
-
Dua Kanal Kecepatan (Takometer): Input khusus untuk sensor kecepatan guna memantau frekuensi rotasi poros dan menyediakan referensi fase (pemicu fase) untuk filter pelacakan.
-
Kemampuan Pemrosesan Sinyal: Dilengkapi Prosesor Sinyal Digital (DSP) berkecepatan tinggi yang mengekstrak nilai skalar (misalnya Peak-to-Peak, RMS, Tegangan Gap) serta melakukan FFT waktu nyata dan pelacakan order.
-
Integrasi Backplane VME: Kartu ini berkomunikasi dengan CPUM pada rak untuk pengelolaan, tetapi tetap mempertahankan bus keselamatan independen guna memastikan tindakan perlindungan (trip) tetap dijalankan meskipun pengontrol rak mengalami kegagalan.
Spesifikasi Teknis
| Parameter |
Detail Spesifikasi |
| Model / PNR |
MPC4 / 200-510-070-113 |
| Merek |
Vibro-Meter (Meggitt) |
| Asal |
Swiss |
| Input Dinamis |
4 Kanal (Getaran, Perpindahan, Tekanan) |
| Input Kecepatan |
2 Kanal (Referensi Takometer/Fase) |
| Impedansi Input |
100 kΩ |
| Konversi A/D |
Resolusi 16-bit |
| Respons Frekuensi |
DC hingga 20 kHz |
| Suhu Operasional |
-25 hingga $+65^{\circ}C$ |
| Konsumsi Daya |
11 W (Nominal) |
FAQ Teknis
Apa perbedaan 200-510-070-113 "Standar" dengan versi "SIL"?
200-510-070-113 adalah kartu perlindungan mesin standar. Meskipun sangat andal dan banyak digunakan, versi MPC4SIL (200-510-071-311) mencakup redundansi perangkat keras tambahan dan diagnostik keselamatan internal yang diperlukan untuk memenuhi sertifikasi SIL 2 (Safety Integrity Level) tertentu.
Apakah kartu ini dapat digunakan untuk pemantauan pembakaran?
Ya. Berkat respons frekuensinya yang tinggi (hingga 20 kHz), MPC4 dapat memproses sinyal tekanan dinamis dari sensor seri CP untuk memantau ketidakstabilan pembakaran pada turbin gas.
Apa peran pemantauan "Sensor OK"?
Kartu ini terus-menerus memantau tegangan bias sensor yang terhubung. Jika kabel terputus atau sensor mengalami kerusakan, MPC4 mendeteksi tegangan DC yang "Di Luar Batas" dan memicu gangguan "Sensor OK", yang dapat diprogram untuk mencegah trip palsu sekaligus memberi tahu operator tentang masalah perangkat keras.
Panduan Rekayasa & Instalasi
-
Pemasangan Pasangan Kartu Belakang: MPC4 200-510-070-113 selalu dipasang di bagian depan rak VM600. Kartu ini harus dipasangkan dengan kartu I/O IOC4T (200-560-000-xxx) pada slot belakang yang sesuai untuk menyediakan koneksi terminal bagi pengkabelan lapangan dan output relai.
-
Konfigurasi Logika: Konfigurasi dilakukan melalui perangkat lunak Vibro-Meter MPS. Konfigurasi ini mencakup pengaturan ambang alarm (Peringatan/Bahaya), logika bypass, dan logika voting (misalnya, 2-dari-2).
-
Pembumian: Untuk memperoleh pengukuran getaran yang presisi, pastikan pelindung kabel dibumikan hanya pada blok terminal IOC4T, sesuai prinsip pembumian titik tunggal untuk menghindari loop pembumian.
Keunggulan Rekayasa
MPC4 200-510-070-113 dikenal karena Fungsionalitas Keselamatan Otonom-nya. Berbeda dari sistem perlindungan berbasis PLC, MPC4 tidak bergantung pada prosesor pusat untuk mengambil keputusan trip. Setiap kartu merupakan "sistem di dalam sistem" yang mampu mematikan mesin dalam waktu kurang dari 20 milidetik setelah mendeteksi pelanggaran batas keselamatan. Perilaku deterministik ini sangat penting untuk mencegah kegagalan mekanis katastrofik pada peralatan berputar berenergi tinggi.