Ikhtisar Produk
DVP60ES00T2 (DVP 60ES00T2) adalah Unit Pemrosesan Utama (MPU) berkepadatan tinggi dan berperforma tinggi dalam seri Delta DVP-ES, yang dirancang khusus untuk pengendalian sekuensial kompleks dalam otomasi industri. Dengan 60 titik I/O bawaan, PLC ini sangat cocok untuk aplikasi yang memerlukan konektivitas luas, seperti mesin pengemasan, otomasi gedung, dan lini produksi berkecepatan tinggi. DVP60ES00T2 mengintegrasikan catu daya AC yang andal dengan keluaran transistor berkecepatan tinggi, sehingga menjadi pilihan ideal untuk lingkungan yang memerlukan switching frekuensi tinggi dan modulasi lebar pulsa (PWM) yang presisi untuk pengendalian gerak. Dengan menggabungkan banyak titik I/O ke dalam satu unit dasar, kebutuhan akan modul ekspansi berkurang, sehingga efektif menurunkan biaya sistem dan menghemat ruang panel.
Konfigurasi Teknis
Arsitektur DVP60ES00T2 berpusat pada keandalan dan pemrosesan berkecepatan tinggi. Sebagai MPU standar seri "ES", perangkat ini menyediakan 36 input digital dan 24 output digital tipe transistor. Output transistor sangat penting untuk aplikasi yang memerlukan switching logika NPN/PNP pada kecepatan yang jauh melampaui tipe relai konvensional, yang sangat diperlukan untuk menggerakkan motor stepper atau penggerak servo. Modul ini dilengkapi port komunikasi terintegrasi (RS-232 dan RS-485), yang mendukung protokol MODBUS ASCII/RTU untuk integrasi yang lancar dengan HMI dan perangkat lapangan lainnya. Memori program berkapasitas besar dan kecepatan eksekusinya memastikan pengendalian deterministik atas rangkaian logika kompleks, sementara penghitung berkecepatan tinggi bawaan mendukung tugas pemantauan posisi dan frekuensi yang canggih.
Spesifikasi Teknis
| Fitur |
Spesifikasi |
| Model |
DVP60ES00T2 |
| Merek |
Delta |
| Seri |
Standar DVP-ES |
| Jenis MPU |
Unit Pemrosesan Utama (Unit Dasar) |
| Total Titik I/O |
60 (36 Input / 24 Output) |
| Jenis Input |
Input AC (TIPE H) |
| Jenis Output |
Transistor (kompatibel NPN/PNP) |
| Catu Daya |
100 hingga 240 VAC (-15 persen / +10 persen) |
| Port Komunikasi |
RS-232 dan RS-485 |
| Kapasitas Program |
4k langkah |
| Kecepatan Eksekusi |
0,24 mikro-detik (Instruksi dasar) |
| Suhu Operasi |
0 hingga 55 derajat C |
| Berat |
Sekitar 1,0 kg (berat pengiriman 2 kg) |
| Tingkat Perlindungan |
IP20 |
FAQ Teknis
Apa keunggulan utama output transistor pada DVP60ES00T2?
Berbeda dari output relai, output transistor tidak memiliki kontak mekanis yang dapat aus, sehingga menawarkan masa pakai switching yang hampir tidak terbatas. Output ini juga mendukung frekuensi switching yang jauh lebih tinggi, yang diperlukan untuk tugas output rangkaian pulsa (PTO) dan pengendalian PWM berkecepatan tinggi.
Apakah PLC ini dapat diperluas jika 60 titik I/O tidak mencukupi?
Ya. Meskipun DVP60ES00T2 memiliki jumlah I/O bawaan yang besar, perangkat ini mendukung modul ekspansi seri DVP-E. Anda dapat menambahkan I/O digital, I/O analog, dan modul fungsi khusus (seperti modul suhu atau pemosisian) melalui port ekspansi di sisi kanan.
Apakah "AC Input H TYPE" mengacu pada catu daya atau input digital?
Dalam nomenklatur seri ES, istilah ini mengacu pada catu daya utama PLC itu sendiri, yang menerima tegangan AC industri standar (100-240 VAC), sehingga PLC dapat beroperasi di berbagai jaringan listrik global tanpa transformator DC eksternal untuk logika CPU.
Panduan Rekayasa & Instalasi
-
Perlindungan Output Transistor: Saat menggerakkan beban induktif (seperti katup solenoid atau kontaktor DC) dengan output transistor, selalu pasang dioda flyback (dioda freewheeling) secara paralel pada beban. Hal ini mencegah lonjakan tegangan gaya gerak listrik balik merusak transistor output PLC yang sensitif.
-
Pengkabelan Komunikasi: Untuk antarmuka RS-485, gunakan kabel pasangan berpilin berpelindung. Jika DVP60ES00T2 berada di ujung segmen komunikasi, pastikan resistor terminasi 120 Ohm dipasang melintang pada terminal D+ dan D- untuk mencegah pantulan sinyal dan kerusakan data.
-
Pelepasan Panas: Untuk memastikan pengoperasian yang stabil, pasang PLC secara vertikal pada rel DIN 35 mm. Berikan jarak bebas minimum 50 mm dari komponen lain atau dinding panel agar konveksi udara alami dapat berlangsung. Hindari memasang unit tepat di atas perangkat yang menghasilkan panas tinggi, seperti penggerak frekuensi variabel atau resistor daya.