Ikhtisar Produk
ECMA-E21315RS (ECMAE21315RS) adalah motor servo sinkron AC berperforma tinggi dari seri ECMA unggulan Delta, yang dirancang untuk pengendalian gerak presisi dalam aplikasi industri tugas berat. Dengan desain inersia menengah-tinggi, motor 1,5 kW ini dioptimalkan untuk stabilitas dan pengendalian saat menggerakkan beban dengan fluktuasi massa yang signifikan, seperti kepala frais CNC, lengan robot industri, dan sistem konveyor tugas berat. Beroperasi pada kecepatan nominal 2000 r/min, ECMA-E21315RS menghasilkan torsi konsisten dan akselerasi cepat, sehingga secara signifikan mengurangi waktu siklus serta meningkatkan throughput keseluruhan lini produksi otomatis. Konstruksinya yang kokoh dan seal oli terintegrasi menjadikannya pilihan ideal untuk lingkungan manufaktur yang keras, dengan keandalan sebagai persyaratan utama.
Rincian Sufiks
Nomenklatur ECMA-E21315RS menentukan konfigurasi perangkat keras spesifik sebagai berikut:
-
ECM: Motor Komutasi Elektrik (Jenis Produk).
-
A: Motor Servo AC (Jenis Penggerak).
-
E: Tegangan Nominal 220V / Kecepatan Nominal 2000 r/min.
-
2: Jenis Sensor (konfigurasi encoder inkremental/absolut standar).
-
13: Ukuran Rangka Motor 130 mm.
-
15: Daya Keluaran Nominal 1,5 kW.
-
R: Konfigurasi standar tanpa rem, dilengkapi seal oli dan lubang sekrup terintegrasi untuk pemasangan.
-
S: Dimensi Poros Standar (konsisten dengan seri rangka 130 mm).
Spesifikasi Teknis
| Atribut |
Spesifikasi |
| Model |
ECMA-E21315RS |
| Merek |
DELTA |
| Asal |
Taiwan |
| Daya Keluaran Nominal |
1,5 kW |
| Tegangan Nominal |
220 VAC |
| Kecepatan Nominal |
2000 r/min |
| Inersia Rotor J |
54.95 x 10-4 kg.m2 |
| Ukuran Rangka Motor |
130 mm |
| Berat |
7,5 kg (Berat Pengiriman 10,0 kg) |
| Daya Regeneratif (Eo) |
67.93 Joule |
| Daya Kapasitansi Maksimum (Ec) |
42.43 Joule |
| Fitur Poros |
Poros standar, tanpa rem, dengan seal oli |
FAQ Teknis
Apakah motor ini cocok untuk aplikasi yang memerlukan siklus mulai-berhenti berfrekuensi tinggi?
Ya. Berkat tingkat inersia menengah-tingginya (54.95 x 10-4 kg.m2), motor ini memberikan kemampuan pencocokan beban yang sangat baik untuk beban berinersia tinggi. Hal ini mencegah overshoot dan resonansi mekanis selama perlambatan cepat serta perubahan arah.
Apa tujuan konfigurasi sufiks "R" (dengan seal oli)?
Seal oli terintegrasi dirancang untuk mencegah masuknya oli roda gigi dari gearbox yang terpasang atau cairan pemotong dari pusat pemesinan. Hal ini memastikan lilitan motor internal dan encoder tetap bebas kontaminasi, sehingga memperpanjang masa operasional unit di lingkungan yang menggunakan pelumas.
Bisakah saya menggunakan penggerak 3,0 kW dengan motor 1,5 kW ini?
Data teknis menetapkan kompatibilitas dengan penggerak servo 3,0 kW. Penggunaan penggerak berkapasitas lebih tinggi memberikan cadangan tambahan untuk kebutuhan torsi puncak selama akselerasi, asalkan parameter penggerak dikalibrasi dengan benar sesuai batas termal motor 1,5 kW.
Panduan Rekayasa & Pemasangan
-
Penyelarasan dan Pemasangan Mekanis: Pastikan rangka 130 mm dipasang pada permukaan dengan konduktivitas termal tinggi untuk membantu pembuangan panas. Poros harus disejajarkan dengan beban dalam toleransi 0,03 mm untuk mencegah keausan bantalan dini dan getaran. Gunakan lubang sekrup terintegrasi untuk mengencangkan motor ke braket pemasangan dengan torsi yang ditentukan.
-
Perawatan Seal Oli: Meskipun konfigurasi "R" dilengkapi seal oli, hindari pembersihan langsung menggunakan semprotan bertekanan tinggi pada antarmuka poros. Periksa seal secara berkala untuk mengetahui tanda-tanda kebocoran, terutama saat motor dipasangkan dengan gearbox planetary berpelumas cair.
-
Pengelolaan Pengereman Regeneratif: Dengan daya regeneratif (Eo) sebesar 67.93 Joule, pastikan penggerak servo yang terhubung dilengkapi resistor pengereman dengan ukuran yang sesuai jika aplikasi melibatkan perlambatan yang sering dari 3000 r/min hingga nol. Hal ini mencegah gangguan tegangan berlebih pada bus DC.