Ikhtisar Produk
DVP40EH00T2 (DVP40EH00T2) adalah unit pemrosesan utama berkinerja tinggi dari seri unggulan DVP-EH3 milik Delta. Diposisikan sebagai pilihan kelas atas dalam lini DVP-E, seri EH3 menawarkan kecepatan eksekusi yang lebih unggul, register data yang lebih besar, dan kemampuan kontrol gerak canggih dibandingkan PLC standar. "Unit Dasar" ini menyediakan kepadatan kuat dengan 40 titik I/O (24 input digital dan 16 output transistor) dalam satu chassis modular. Dioptimalkan untuk mesin industri kompleks seperti sistem pelabelan kecepatan tinggi, robot pengelasan presisi, dan lini perakitan otomatis, DVP40EH00T2 dilengkapi dengan catu daya AC tipe "H" dan output transistor kecepatan tinggi yang dirancang untuk switching cepat dan penentuan posisi pulsa presisi.
Konfigurasi Teknis
Arsitektur perangkat keras DVP40EH00T2 dirancang untuk aplikasi waktu nyata yang menuntut. Unit ini memiliki 24 input digital kecepatan tinggi dan 16 output transistor NPN. Tahap transistor khusus dibuat untuk kontrol gerak, mendukung hingga 4 saluran output pulsa 200 kHz untuk mengendalikan beberapa sumbu servo atau stepper secara bersamaan. CPU memiliki kapasitas program besar hingga 30k langkah dan set register yang diperluas (12k kata), memungkinkan pemrosesan data kompleks dan manajemen resep. Selain itu, unit ini menyediakan tiga port komunikasi terintegrasi (RS-232 dan ganda RS-485) yang mendukung protokol Modbus, memastikan konektivitas mulus dengan HMI, VFD, dan sensor.
Spesifikasi Teknis
| Atribut |
Detail Spesifikasi |
| Model |
DVP40EH00T2 |
| Merek |
DELTA |
| Seri |
Seri DVP-EH3 |
| Jenis Perangkat |
Unit Pemrosesan Utama (Unit Dasar) |
| Total Titik I/O |
40 (24 DI / 16 DO) |
| Daya Masuk |
100 hingga 240 VAC (50/60 Hz) |
| Jenis Output |
Transistor (T) NPN |
| Output Pulsa Kecepatan Tinggi |
4 saluran (hingga 200 kHz) |
| Counter Kecepatan Tinggi |
Input 2-fase hingga 200 kHz |
| Kapasitas Program |
30k langkah |
| Register Data |
12k kata |
| Kecepatan Eksekusi |
0,24 us (Instruksi dasar) |
| Port Komunikasi |
COM1: RS-232, COM2/3: RS-485 |
| Dimensi |
Frame Besar Standar EH |
| Berat Pengiriman |
2,0 kg |
FAQ Teknis
Apa keuntungan utama seri EH3 dibandingkan model EH2 sebelumnya?
Seri EH3, termasuk DVP40EH00T2, menawarkan loncatan signifikan dalam daya pemrosesan dan kontrol gerak. Mendukung frekuensi output pulsa lebih tinggi (200 kHz vs 100 kHz) dan eksekusi instruksi lebih cepat (0,24 us). Ini memungkinkan presisi posisi lebih tinggi dan kemampuan menangani logika lebih kompleks tanpa menambah waktu scan PLC.
Apakah output transistor dapat menangani beban AC?
Tidak. Output transistor (T2) dirancang khusus untuk beban DC, biasanya 5 hingga 30 VDC. Output ini ideal untuk switching kecepatan tinggi dan menggerakkan input servo. Jika aplikasi Anda memerlukan switching beban AC (misalnya solenoid 220 VAC), Anda harus menggunakan relay interposing eksternal antara output PLC dan beban.
Berapa banyak modul ekspansi yang dapat saya tambahkan ke DVP40EH00T2?
Seri DVP-EH3 mendukung hingga 512 titik I/O total. Anda dapat menambahkan berbagai modul ekspansi sisi kanan, termasuk I/O digital, I/O analog, pengendali suhu, dan modul komunikasi khusus, memungkinkan DVP40EH00T2 berkembang sesuai kompleksitas sistem Anda.
Panduan Teknik & Instalasi
-
Integritas Pulse Train: Saat menggunakan output kecepatan tinggi 200 kHz untuk kontrol servo, sangat penting menggunakan kabel twisted-pair terlindung (STP). Ground shield hanya pada terminal "G" PLC untuk mencegah ground loop sekaligus memastikan gangguan elektromagnetik (EMI) tidak menyebabkan "pulsa palsu" yang mengakibatkan kesalahan posisi.
-
Stabilitas Catu Daya: Input AC tipe "H" berperingkat 100-240 VAC. Untuk melindungi CPU kecepatan tinggi dari lonjakan listrik, sangat disarankan memasang pelindung lonjakan atau trafo isolasi pada jalur daya. Pastikan terminal ground PLC terhubung ke ground bumi berdedikasi dengan impedansi rendah.
-
Pemasangan dan Manajemen Panas: Pasang PLC pada rel DIN standar 35 mm. Karena EH3 menangani sinyal kecepatan tinggi, dapat menghasilkan panas internal. Jaga jarak vertikal minimal 50 mm di atas dan bawah unit untuk konveksi alami. Hindari memasang PLC pada bidang vertikal yang sama dengan perangkat panas tinggi seperti resistor pengereman.