Ikhtisar Produk
DVP80ES200R (DVP80ES200R) adalah unit pemrosesan utama terintegrasi berdensitas tinggi dari seri DVP-ES2 Delta, yang dirancang untuk menyediakan solusi otomasi industri skala menengah hingga besar yang hemat biaya dan tangguh. "PLC Standar" ini menonjol dengan kapasitas I/O bawaan yang besar, menawarkan 80 titik total (40 input digital dan 40 output relai) dalam satu basis perangkat keras. Dirancang untuk tugas kontrol umum—seperti penyortiran gudang otomatis, manajemen HVAC skala besar, dan peralatan laundry industri—DVP80ES200R menggunakan catu daya AC universal dan output relai mekanis. Konfigurasi ini membuatnya sangat serbaguna untuk mengalihkan beragam jenis beban dan tegangan tanpa memerlukan rangkaian relai perantara yang ekstensif.
Konfigurasi Teknis
Arsitektur perangkat keras seri DVP-ES2 dioptimalkan untuk pemrosesan berefisiensi tinggi dan fleksibilitas komunikasi yang unggul. DVP80ES200R dilengkapi tiga port komunikasi independen (1 x RS-232, 2 x RS-485), yang semuanya dapat beroperasi secara bersamaan untuk terhubung ke HMI, penggerak frekuensi, dan perangkat lain yang kompatibel dengan Modbus. CPU mendukung kapasitas program sebesar 16k langkah dan dilengkapi penghitung berkecepatan tinggi untuk tugas pemosisian dasar. Tahap output relai dirancang untuk ketahanan, dengan menyediakan isolasi fisik antara logika PLC dan beban lapangan. Berbeda dari model transistor, output relai dapat menangani tegangan AC dan DC, sehingga menjadi pilihan utama untuk sistem yang menggunakan aktuator dan indikator dengan tegangan campuran.
Spesifikasi Teknis
| Atribut |
Detail Spesifikasi |
| Model |
DVP80ES200R |
| Merek |
DELTA |
| Seri |
Seri DVP-ES2 |
| Total Titik I/O |
80 (40 DI / 40 DO) |
| Daya Input |
100 hingga 240 VAC (-15 persen / +10 persen) |
| Metode Output |
Relai (R) |
| Kapasitas Program |
16k langkah |
| Register Data |
10k kata |
| Kecepatan Eksekusi |
0.54 us (Instruksi dasar) |
| Port Komunikasi |
COM1: RS-232, COM2: RS-485, COM3: RS-485 |
| Penghitung Berkecepatan Tinggi |
2 x 100 kHz, 6 x 10 kHz (total 8 kanal) |
| Tingkat Perlindungan |
IP20 |
| Dimensi |
Rangka Besar ES2 Standar |
| Berat Pengiriman |
2.0 kg |
FAQ Teknis
Apakah saya dapat mengalihkan beban 220 VAC secara langsung dengan DVP80ES200R?
Ya. Karena DVP80ES200R menggunakan output relai mekanis, setiap titik output berfungsi sebagai kontak kering fisik. Anda dapat mengalihkan tegangan AC hingga 250 VAC atau tegangan DC hingga 30 VDC. Namun, pastikan arus per titik tidak melebihi nilai nominal 2 A untuk mencegah pengelasan kontak.
Apa keuntungan memiliki dua port RS-485 (COM2 dan COM3)?
Dua port RS-485 memungkinkan PLC berfungsi sebagai Master Modbus pada satu jaringan (misalnya, mengendalikan sekelompok VFD) sekaligus sebagai Slave Modbus ke sistem SCADA tingkat lebih tinggi atau PLC lain pada jaringan kedua. Hal ini secara signifikan menyederhanakan arsitektur sistem yang kompleks tanpa memerlukan modul komunikasi tambahan.
Apakah DVP80ES200R cocok untuk kontrol rangkaian pulsa servo berkecepatan tinggi?
Tidak. Untuk output pulsa berkecepatan tinggi (yang digunakan untuk menggerakkan motor servo atau stepper), diperlukan model output transistor (seperti DVP80ES200T). Output relai memiliki penundaan pengalihan mekanis (sekitar 10 ms) dan siklus masa pakai yang terbatas, sehingga tidak cocok untuk modulasi lebar pulsa berfrekuensi tinggi atau pemosisian.
Panduan Rekayasa & Instalasi
-
Perlindungan Kontak Relai: Saat mengalihkan beban induktif (seperti katup solenoid atau kumparan kontaktor), relai mekanis menghasilkan busur listrik saat membuka. Untuk memperpanjang masa pakai PLC, pasang snubber RC untuk beban AC atau dioda flyback untuk beban DC pada perangkat lapangan guna meredam lonjakan tegangan ini.
-
Pengkabelan Catu Daya: Unit ini memiliki rating 100 hingga 240 VAC. Pastikan jalur "L" dan "N" tersambung dengan benar ke terminal daya. Gunakan pemutus sirkuit khusus untuk PLC dan pastikan terminal "G" (Ground) terhubung ke pentanahan bumi dengan resistansi rendah untuk meminimalkan gangguan derau listrik pada 40 input digital.
-
Jarak Bebas Termal: Dengan 80 titik I/O aktif, modul dapat menghasilkan panas internal. Pasang PLC secara horizontal pada rel DIN 35 mm dan pertahankan jarak bebas vertikal minimal 50 mm untuk konveksi alami. Hindari menempatkan PLC tepat di atas komponen bersuhu tinggi seperti resistor pengereman atau transformator daya besar.