Dirancang untuk aplikasi pengendalian gerakan berinersia tinggi, motor servo kapasitas sedang Mitsubishi Electric HG-SR52 menyediakan penentuan posisi dan pengendalian kecepatan yang presisi dalam platform MELSERVO-J4. Motor servo putar AC 200V ini memiliki daya keluaran nominal 0.5 kW dan torsi nominal 2.4 N-m, sehingga sangat sesuai untuk penanganan material, mesin pengemasan, dan sumbu penentuan posisi industri.
Fitur Utama
- Encoder absolut/inkremental 22-bit beresolusi tinggi (4,194,304 pulsa/putaran) untuk akurasi penentuan posisi dan kestabilan kecepatan yang luar biasa.
- Konstruksi tertutup sepenuhnya dan berpendinginan mandiri dengan tingkat perlindungan IP67 (tidak termasuk bagian yang dilalui poros) untuk pengoperasian andal di lingkungan yang keras.
- Desain berinersia rendah dan berkapasitas sedang yang dioptimalkan untuk pengoperasian stabil dalam kondisi beban yang berfluktuasi.
- Integrasi mulus dengan penguat servo seri MR-J4 melalui jaringan SSCNET III/H atau CC-Link IE Field berkecepatan tinggi.
- Peringkat isolasi termal Kelas 155 (F) untuk kinerja termal yang andal di lingkungan industri yang berat.
Aplikasi Industri
- Sistem pengemasan otomatis dan lini pembotolan.
- Gantry penanganan material multi-sumbu dan unit transfer robotik.
- Sistem penggerak konveyor yang memerlukan profil percepatan dan perlambatan yang presisi.
- Mesin tekstil dan mesin cetak.
Spesifikasi Teknis
| Produsen |
Mitsubishi Electric |
| Model |
HG-SR52 |
| Seri |
Seri MELSERVO-J4 |
| Kelas Tegangan |
200 VAC |
| Daya Keluaran Nominal |
0.5 kW (500 W) |
| Torsi Nominal |
2.4 N-m |
| Torsi Maksimum |
7.2 N-m |
| Kecepatan Nominal |
2000 r/min |
| Kecepatan Maksimum |
3000 r/min |
| Arus Nominal |
2.9 A |
| Arus Maksimum |
9.0 A |
| Resolusi Encoder |
22-bit (4,194,304 pulsa/putaran) |
| Tingkat Perlindungan Enklosur |
IP67 (tidak termasuk poros) |
| Kelas Termal |
155 (F) |
| Momen Inersia |
7.26 x 10^-4 kg-m2 |
| Beban Poros yang Diizinkan |
Radial: 980 N, Dorong: 490 N |
| Suhu Pengoperasian |
0 hingga 40 degC (tidak membeku) |
| Ketahanan Getaran |
24.5 m/s2 (sumbu X dan Y) |
| Berat Bersih |
4.8 kg |
| Berat Pengiriman (Dihitung) |
6.0 kg |
| Negara Asal |
Jepang |
Wawasan Rekayasa Empiris
Model Alternatif & Kompatibilitas
HG-SR52 merupakan pengganti modern langsung untuk seri HC-SFS52 lama. Meskipun dimensi pemasangan fisiknya sangat kompatibel, HG-SR52 memiliki encoder 22-bit dengan resolusi yang jauh lebih tinggi dibandingkan sistem 17-bit lama. Saat melakukan peningkatan, pastikan amplifier servo pasangannya diperbarui dengan parameter motor yang benar untuk mencegah kesalahan inisialisasi.
Kendala Aplikasi & Catatan Rekayasa
Dalam aplikasi dengan siklus kerja tinggi, pantau torsi efektif kontinu motor untuk memastikan nilainya tetap di bawah ambang terukur 2.4 N-m. Jika batas ini terlampaui pada enclosure yang berventilasi buruk, kesalahan beban berlebih termal (AL.50 atau AL.51) akan terpicu pada amplifier MR-J4. Jika motor dipasang secara vertikal, pastikan perutean kabel yang tepat untuk mencegah minyak atau air menggenang di titik masuk konektor, karena HG-SR52 standar tidak dilengkapi segel oli (gunakan varian HG-SR52J jika segel oli diperlukan).
Tips Komisioning & Pengkabelan
Selalu gunakan kabel encoder Mitsubishi asli (seperti seri MR-EKCBL-M) untuk mempertahankan integritas sinyal umpan balik beresolusi tinggi 22-bit. Pastikan pelindung kabel encoder dibumikan dengan benar pada sasis amplifier untuk mencegah gangguan derau frekuensi tinggi yang dapat menyebabkan kesalahan komunikasi encoder (AL.1A atau AL.20).
Panduan Pemasangan
PERINGATAN KRITIS:
Pastikan seluruh daya masukan (baik sirkuit utama maupun sirkuit kontrol) benar-benar diputus dan dikunci sebelum melakukan pemasangan atau pemeliharaan. Tunggu setidaknya 15 menit setelah daya dimatikan agar kapasitor bus amplifier internal terlepas sepenuhnya. Pastikan tegangan di antara terminal sudah nol sebelum menangani koneksi motor.
1
Pasang motor dengan aman pada dudukan mesin yang kaku dan rata untuk meminimalkan getaran serta memastikan kesejajaran poros yang presisi.
2
Sejajarkan kopling poros dengan cermat, dan pastikan beban radial serta dorong tetap dalam batas yang ditentukan (980 N radial, 490 N dorong).
3
Hubungkan kabel daya dan encoder, pastikan konektor terkunci sepenuhnya untuk mempertahankan segel lingkungan IP67.
4
Hubungkan rangka motor dengan aman ke terminal pembumian pelindung utama (PE) pada panel kontrol.