Mengintegrasikan secara mulus ke dalam arsitektur kontrol gerak berkinerja tinggi, Mitsubishi Electric MR-J3-11KA4 servo drive menyediakan kontrol loop tertutup presisi untuk sistem motor industri. Dirancang untuk aplikasi kelas 400V yang menuntut, amplifier 11 kW ini memberikan respons dinamis torsi tinggi dan akurasi posisi yang luar biasa. Fitur ini mencakup algoritma peredaman getaran canggih dan auto-tuning waktu nyata untuk menyesuaikan dengan beban mekanis variabel, memastikan operasi stabil di lingkungan manufaktur kecepatan tinggi.
Fitur Utama
- Dukungan umpan balik encoder resolusi tinggi untuk akurasi posisi sub-mikron.
- Kontrol peredaman getaran adaptif canggih untuk menghilangkan resonansi mekanis.
- Sistem ventilasi pendinginan paksa dengan kipas ganda terintegrasi untuk regulasi termal berkelanjutan.
- Auto-tuning waktu nyata yang menyesuaikan gain loop kontrol secara dinamis berdasarkan inersia beban.
- Kemampuan diagnostik bawaan untuk arus lebih, tegangan lebih, dan kesalahan komunikasi encoder.
Aplikasi
- Pusat pemesinan CNC multi-sumbu dan mesin pembentukan logam presisi.
- Lini produksi pengemasan, pelabelan, dan pencetakan kecepatan tinggi.
- Penanganan material otomatis, sistem gantry, dan robot industri berat.
- Sistem perakitan otomotif dan perlengkapan uji otomatis.
Spesifikasi Teknis
| Parameter |
Nilai Spesifikasi |
| Produsen |
Mitsubishi Electric |
| Nomor Model |
MR-J3-11KA4 |
| Seri |
Seri MELSERVO MR-J3 (Kelas 400V) |
| Daya Output Terukur |
11 kW |
| Tegangan Terukur Output |
AC 3-fase 323 V |
| Arus Terukur Output |
32,0 A |
| Pasokan Daya Rangkaian Utama |
AC 3-fase 380 hingga 480 V, 50/60 Hz |
| Arus Terukur Rangkaian Utama |
23,1 A |
| Fluktuasi Tegangan yang Diizinkan |
AC 3-fase 323 hingga 528 V |
| Fluktuasi Frekuensi yang Diizinkan |
Dalam 5% |
| Pasokan Daya Rangkaian Kontrol |
AC 1-fase 380 hingga 480 V, 50/60 Hz |
| Arus Terukur Rangkaian Kontrol |
0,2 A |
| Konsumsi Daya Rangkaian Kontrol |
45 W |
| Struktur Pendinginan |
Pendinginan paksa (kipas terintegrasi) |
| Rem Dinamis |
Opsi eksternal |
| Berat Bersih |
18 kg |
| Berat Pengiriman (Dihitung) |
20 kg |
| Dimensi Paket (Dihitung) |
450 mm x 320 mm x 380 mm |
| Negara Asal |
Jepang |
Koneksi dan Antarmuka
| Terminal / Port |
Fungsi / Penugasan Rangkaian |
| L1 / L2 / L3 |
Pasokan daya input AC 3-fase untuk rangkaian utama |
| L11 / L21 |
Pasokan daya input AC 1-fase untuk rangkaian kontrol |
| U / V / W |
Koneksi output daya motor servo (Fase U, V, W) |
| CN1 |
Konektor sinyal I/O (antarmuka 50-pin untuk sinyal kontrol) |
| CN2 |
Konektor umpan balik encoder (antarmuka serial kecepatan tinggi 10-pin) |
| CN3 |
Port komunikasi PC (koneksi RS-422 untuk MR Configurator) |
Wawasan Teknik Empiris
Model Alternatif & Kompatibilitas
MR-J3-11KA4 adalah amplifier kelas 400V 11kW. Saat migrasi ke seri MR-J4 yang lebih baru (seperti MR-J4-11K-RJ4), kabel konversi khusus diperlukan untuk menghubungkan dengan motor seri HC-SFS atau HA-LPS yang ada. Pastikan terjemahan parameter dilakukan melalui MR Configurator2 untuk memetakan pengaturan gain lama secara akurat ke platform perangkat keras baru.
Perangkap Aplikasi & Catatan Teknik
Karena pembuangan panas tinggi dari unit 11kW ini, instalasi panel tertutup standar harus menjaga jarak minimal 80 mm di atas dan bawah chassis. Pastikan suhu ambient internal kabinet tidak melebihi 55 derajat C. Untuk profil inersia tinggi atau deselerasi cepat, kapasitas regeneratif internal tidak mencukupi; resistor regeneratif eksternal (seperti MR-RB137-4) harus dipasang dan didaftarkan di parameter PA02 untuk mencegah kesalahan tegangan lebih (AL.33).
Tips Commissioning & Pengkabelan
Selalu jalur kabel umpan balik encoder (CN2) terpisah dari jalur daya motor utama (U/V/W) dengan jarak fisik minimal 30 cm untuk mencegah interferensi elektromagnetik. Grounding pelindung kabel encoder langsung ke terminal ground amplifier. Saat daya pertama kali dinyalakan, pastikan rangkaian kontrol (L11/L21) berenergi sebelum atau bersamaan dengan rangkaian utama (L1/L2/L3) untuk menghindari kesalahan kehilangan fase.
Pedoman Instalasi
PERINGATAN KRITIS: RISIKO TEGANGAN TINGGI
Pastikan semua sumber daya input AC (L1/L2/L3 dan L11/L21) benar-benar tidak berenergi sebelum melakukan pemasangan, pengkabelan, atau perawatan. Tunggu setidaknya 20 menit setelah pemadaman daya agar kapasitor bus internal terdischarge. Verifikasi bahwa LED pengisian di panel depan benar-benar mati dan ukur tegangan bus DC untuk memastikan di bawah 20V sebelum menyentuh terminal listrik apa pun.
1
Pasang amplifier secara vertikal pada permukaan logam datar yang bebas getaran untuk memastikan pembuangan panas yang tepat.
2
Sambungkan terminal pelindung tanah (PE) ke busbar ground kabinet sebelum membuat sambungan lain.
3
Kabelkan catu daya rangkaian kontrol (L11/L21) dan catu daya rangkaian utama (L1/L2/L3) menggunakan ukuran kawat yang ditentukan.
4
Sambungkan jalur daya motor servo (U/V/W) dan colokkan kabel umpan balik encoder (CN2).
5
Antarmuka sinyal kontrol melalui CN1 dan sambungkan antarmuka komunikasi untuk commissioning.