Deskripsi
Siemens 6ES7647-5GE30-0KX0 adalah komputer industri dari seri SIMATIC BOX PC 620. Unit ini dikonfigurasi dengan prosesor Pentium III 1,26 GHz, SDRAM 512 MB, dan hard disk EIDE 40 GB. Perangkat ini dilengkapi grafis AGP terintegrasi, port Ethernet 10/100 Mbit/s, serta antarmuka PROFIBUS/MPI terintegrasi untuk komunikasi industri dan integrasi sistem kontrol. Sistem ini mencakup drive DVD-ROM, floppy disk 3,5", dan ditenagai catu daya industri AC 110/230V yang memenuhi standar NAMUR. Model ini telah dilengkapi Windows XP Professional (Multibahasa) dan mencakup fungsi pemantauan watchdog serta suhu terintegrasi untuk meningkatkan keandalan di lingkungan industri.
Fitur
- Prosesor: Pentium III 1,26 GHz dengan FSB 133 MHz dan SLC 512 KB
- Memori: 512 MB SDRAM-133
- Penyimpanan: Hard Disk EIDE 40 GB
- Drive Optik: DVD-ROM
- Media Lepas-Pasang: Floppy Disk 1,44 MB, 3,5"
- Grafis: AGP terintegrasi, dapat dikonfigurasi (8/16/32 MB)
- Jaringan: Ethernet 10/100 Mbit/s (RJ45)
- Komunikasi Industri: antarmuka PROFIBUS/MPI terintegrasi
- Ekspansi: 1x slot PCI, 1x slot ISA/PCI bersama, 1x slot PC Card (PCMCIA Tipe 3)
- Port I/O: 2x USB, 1x TTY
- Pemantauan Sistem: pemantauan watchdog dan suhu terintegrasi
- Catu Daya: catu daya industri AC 110/230V yang memenuhi standar NAMUR
- Sistem Operasi: Windows XP Professional (multibahasa, termasuk SP2)
Aplikasi
- Stasiun Antarmuka Manusia-Mesin (HMI)
- Node SCADA dan konsentrator data
- Pencatatan dan pengarsipan data industri
- Gateway antara jaringan lantai produksi dan sistem perusahaan
- Tugas kontrol dan otomasi berbasis PC
Spesifikasi Teknis
| Spesifikasi |
Nilai |
| Produsen |
Siemens |
| Seri Produk |
SIMATIC BOX PC 620 |
| Nomor Model |
6ES7647-5GE30-0KX0 |
| Prosesor |
Pentium III, 1,26 GHz, FSB 133 MHz, SLC 512 KB |
| Memori (RAM) |
512 MB SDRAM-133 |
| Hard Disk |
40 GB EIDE |
| Drive Optik |
DVD-ROM |
| Floppy Disk |
1,44 MB, 3,5" |
| Grafis |
AGP terintegrasi (dapat dikonfigurasi 8/16/32 MB) |
| Port Ethernet |
1x 10/100 Mbit/s RJ45 |
| Antarmuka Fieldbus |
PROFIBUS/MPI |
| Port Serial |
TTY |
| Port USB |
2 |
| Slot Ekspansi |
1x PCI, 1x ISA/PCI (berbagi), 1x PC Card (PCMCIA Tipe 3) |
| Catu Daya |
Catu Daya Industri AC 110/230V dengan NAMUR |
| Sistem Operasi |
Windows XP Professional Multibahasa (EN, GER, FR, IT, SP), SP2 |
| Status Siklus Hidup Produk |
Usang |
| Negara Asal |
Jerman (Perkiraan) |
| Dimensi Kemasan (Dihitung) |
45,0 x 47,5 x 27,0 cm |
| Berat Pengiriman |
7,05 kg |
| Kode Komoditas |
85371091 |
| Pengendalian Ekspor (ECCN) |
N |
Panduan Instalasi
PERINGATAN KRITIS: Ini adalah perangkat keras lawas. Hard drive internal mungkin berisi data dan konfigurasi pengguna sebelumnya. Wajib melakukan penghapusan data secara menyeluruh dan instalasi baru semua perangkat lunak yang diperlukan sebelum menerapkan unit ini di lingkungan produksi. Jangan menganggap perangkat lunak yang sudah ada aman atau dikonfigurasi dengan benar.
-
1
Mematikan Energi Peralatan: Sebelum pemasangan, pastikan kabinet kontrol dan semua sumber daya terkait benar-benar tidak berenergi serta telah dikunci dan diberi label (LOTO). Verifikasi kondisi energi nol menggunakan multimeter terkalibrasi.
-
2
Memasang dengan Aman: Pasang Box PC pada permukaan yang stabil dan bebas getaran di dalam kabinet kontrol menggunakan semua titik pemasangan yang ditentukan. Pastikan ruang bebas yang memadai untuk aliran udara di sekitar semua ventilasi guna mencegah panas berlebih.
-
3
Membuat Koneksi Pentanahan: Hubungkan terminal pentanahan sasis langsung ke bus pentanahan kabinet utama menggunakan konduktor berimpedansi rendah. Koneksi pentanahan yang andal sangat penting untuk keselamatan dan kekebalan terhadap derau.
-
4
Menghubungkan Periferal dan Jaringan: Hubungkan semua kabel yang diperlukan, termasuk kabel daya, Ethernet, PROFIBUS, USB, dan video. Pastikan semua konektor terpasang sepenuhnya dan terpasang dengan aman. Rutekan kabel komunikasi secara terpisah dari saluran daya bertegangan tinggi.
-
5
Menyalakan dan Mengonfigurasi: Setelah memverifikasi semua koneksi, lepaskan LOTO dan nyalakan daya. Akses BIOS untuk memeriksa pengaturan sistem dan urutan boot. Lanjutkan dengan instalasi sistem operasi dan perangkat lunak aplikasi sesuai kebutuhan.