Deskripsi
Dirancang untuk aplikasi keselamatan intrinsik, Weidmuller 8965370000 berfungsi sebagai penguat sakelar isolasi yang sangat andal untuk mentransmisikan sinyal digital dari area berbahaya (Zona 0, 1, 2) ke area aman. Modul 2 saluran ini dirancang untuk memproses sinyal dari sensor NAMUR atau kontak mekanis yang berada di atmosfer eksplosif, serta menyediakan isolasi galvanis lengkap antara input, output, catu daya, dan kontak alarm.
ACT20X-2HDI-2SDO-RNO-S dilengkapi deteksi gangguan saluran (LFD) terintegrasi untuk memantau sirkuit input dari kabel putus atau hubungan singkat. Jika terjadi gangguan, perangkat memicu relai alarm, sehingga memastikan diagnosis yang cepat dan meminimalkan waktu henti sistem. Konfigurasi dapat dikelola dengan mudah melalui perangkat lunak FDT/DTM standar, sehingga memungkinkan penyesuaian parameter operasional secara presisi sesuai dengan kebutuhan proses tertentu.
Fitur
- Isolasi dan transmisi sinyal dua saluran dari zona Ex ke zona non-Ex.
- Sirkuit input yang aman secara intrinsik dan kompatibel dengan sensor NAMUR serta sakelar mekanis.
- Dua output relai normally open (NO) untuk pengalihan sinyal yang andal.
- Deteksi gangguan saluran (LFD) komprehensif untuk memantau hubungan singkat dan kabel putus.
- Konfigurasi perangkat lunak FDT/DTM untuk penyesuaian parameter yang fleksibel.
- Isolasi galvanis lengkap antara input, output, catu daya, dan kontak alarm.
- Rumah kompak yang dapat dipasang pada rel DIN dengan lebar 22,5 mm untuk mengoptimalkan ruang kabinet.
Aplikasi
- Pabrik pengolahan bahan kimia dan petrokimia.
- Fasilitas ekstraksi, pemurnian, dan distribusi minyak dan gas.
- Otomatisasi pengolahan air dan air limbah.
- Isolasi sinyal digital area berbahaya (Zona 0, 1, 2, dan Kelas I Div 1/2).
Spesifikasi Teknis
| Produsen |
Weidmuller |
| Nomor Komponen / Model |
8965370000 (ACT20X-2HDI-2SDO-RNO-S) |
| Jenis Produk |
Penguat Isolasi Sakelar |
| Jumlah Kanal |
2 |
| Jenis Input |
Sensor NAMUR (DIN EN 60947-5-6) atau kontak sakelar |
| Catu Daya NAMUR |
8 V DC / 8 mA |
| Jenis Output |
Relai (1 kontak NO per kanal) |
| Tegangan Pensaklaran Nominal |
125 V AC / 110 V DC (area aman) |
| Arus Kontinu |
0.5 A AC / 0.3 A DC |
| Tegangan Suplai |
19.2 hingga 31.2 V DC |
| Konsumsi Daya |
≤ 1.9 W |
| Konfigurasi |
Perangkat lunak FDT/DTM |
| Jenis Koneksi |
Sambungan sekrup |
| Tingkat Perlindungan |
IP20 |
| Kelembapan Operasional |
0 hingga 95% (tanpa kondensasi) |
| Dimensi (T x L x D) |
117.2 mm x 22.5 mm x 113.6 mm |
| Berat |
0.190 kg |
Koneksi dan Antarmuka
| Pin Terminal |
Fungsi |
| Input (Area Berbahaya) |
Kontak NAMUR / Sakelar Kanal 1 & Kanal 2 |
| Output (Area Aman) |
Kontak NO Relai Kanal 1 & Kanal 2 |
| Catu Daya |
24 V DC (+ / -) |
| Output Alarm |
Kontak relai pensinyalan gangguan |
Panduan Pemasangan
-
Pemasangan: Pasang secara vertikal pada rel DIN TS 35 standar.
-
Pengkabelan: Pastikan pemisahan fisik yang ketat antara kabel input yang aman secara intrinsik (Ex i) dan kabel output/daya yang tidak aman secara intrinsik. Pertahankan jarak minimum 50 mm antara kelompok terminal.
-
Pembumian: Hubungkan rel DIN ke pembumian fungsional lokal untuk memastikan pelindung dan kekebalan terhadap gangguan yang tepat.
-
Ventilasi: Sediakan jarak bebas yang memadai di atas dan di bawah modul untuk mencegah penumpukan panas di dalam kabinet kontrol.
Kepatuhan dan Sertifikasi
- CE
- ATEX
- IECEx
- UL Kelas I, Divisi 2 / Zona 2