Ikhtisar Produk
X20SLX910 (X20SLX910) adalah modul input digital aman berintegritas tinggi dan pengendali keselamatan terintegrasi yang dirancang untuk X20 System. Modul ini berfungsi sebagai CPU keselamatan lokal, menggunakan protokol openSAFETY melalui POWERLINK untuk mengelola fungsi keselamatan kompleks di seluruh jaringan terdesentralisasi. Dengan 20 input digital aman serta kapasitas untuk mengelola hingga 11 node openSAFETY dan 4 sumbu SafeMOTION, X20SLX910 merupakan komponen penting untuk keselamatan mesin tingkat lanjut. Modul ini dirancang untuk memenuhi standar keselamatan internasional yang paling ketat (SIL 3 / PL e), sehingga memberikan perlindungan andal untuk penghentian darurat, tirai cahaya, dan pintu keselamatan dalam manufaktur otomatis skala besar serta sel robotik.
Konfigurasi Teknis
Arsitektur perangkat keras X20SLX910 dioptimalkan untuk respons keselamatan yang cepat dan kemampuan diagnostik yang mendalam. Modul ini dilengkapi 20 input digital aman dengan filter input yang dapat dikonfigurasi untuk menghilangkan pantulan sinyal dan interferensi EMI. Selain itu, modul menyediakan 4 output pulsa (T0, T1, T2, T3) yang digunakan khusus untuk mendeteksi gangguan silang pada pengawatan keselamatan. Sebagai pengendali keselamatan terintegrasi, modul ini memproses logika aplikasi terkait keselamatan secara independen dari PLC fungsional standar. Dukungan untuk 4 sumbu SafeMOTION memungkinkan penerapan fungsi keselamatan gerak tingkat lanjut, seperti Safely Limited Speed (SLS) dan Safe Torque Off (STO), secara langsung melalui jaringan keselamatan.
Spesifikasi Teknis
| Parameter |
Spesifikasi |
| Model |
X20SLX910 |
| Seri |
X20 System |
| Jenis Modul |
Input Digital Aman / Pengendali Keselamatan |
| Komunikasi |
openSAFETY (melalui POWERLINK) |
| Input Digital Aman |
20 |
| Output Pulsa |
4 (untuk deteksi gangguan silang) |
| Kapasitas Jaringan |
Hingga 11 node openSAFETY |
| Dukungan SafeMOTION |
Hingga 4 sumbu |
| Tegangan Nominal |
24 VDC |
| Filter Input |
Dapat dikonfigurasi (0,1 ms hingga 25 ms) |
| Suhu Operasional |
0 hingga 55 Celsius |
| Berat Pengiriman |
4,0 kg |
FAQ Teknis
Apakah X20SLX910 dapat berfungsi tanpa CPU X20 standar?
Meskipun X20SLX910 memproses logika keselamatan, modul ini biasanya ditempatkan dalam stasiun X20 dan berkomunikasi melalui POWERLINK. Modul ini memerlukan master jaringan yang mendukung openSAFETY (seperti pengendali X20 CP atau SL) untuk mengelola status jaringan global, meskipun eksekusi logika keselamatan lokal berlangsung secara independen.
Apa tujuan 4 output pulsa tersebut?
Output pulsa digunakan untuk memasok daya ke sensor keselamatan pasif (seperti tombol penghentian darurat). Dengan memantau pola pulsa unik yang dikembalikan ke input aman, modul dapat mendeteksi hubungan singkat antarkanal atau ke catu daya eksternal, sehingga memastikan kondisi "Fail-Safe" dipicu ketika terjadi gangguan pengawatan.
Berapa banyak sumbu SafeMOTION yang dapat dikelola oleh pengendali khusus ini?
X20SLX910 memiliki kemampuan untuk mengendalikan hingga 4 sumbu SafeMOTION. Modul ini ideal untuk sel robotik kecil hingga menengah atau sistem gantri multi-sumbu yang memerlukan penghentian keselamatan tersinkronisasi dan pemantauan kecepatan.
Panduan Rekayasa & Instalasi
-
Pengawatan Keselamatan dan Deteksi Gangguan Silang: Untuk mencapai SIL 3 / PL e, gunakan output pulsa terintegrasi untuk mengawatkan perangkat keselamatan dua kanal. Pastikan output pulsa T0 dipasangkan dengan Input 1 dan Pulsa T1 dengan Input 2 (sesuai pasangan keselamatan standar) agar logika deteksi crosstalk modul dapat diaktifkan.
-
Optimalisasi Filter Input: Sesuaikan filter input yang dapat dikonfigurasi berdasarkan jenis sensor. Untuk sakelar keselamatan mekanis, waktu filter yang lebih lama (misalnya, 5–10 ms) disarankan untuk mencegah pemicuan palsu akibat getaran. Untuk tirai cahaya elektronik, waktu filter yang lebih singkat dapat digunakan untuk memaksimalkan kecepatan respons.
-
Konfigurasi Jaringan (SafeNodeID): Setiap X20SLX910 dan node openSAFETY terkait harus diberi SafeNodeID unik melalui sakelar alamat perangkat keras atau konfigurasi perangkat lunak di Automation Studio. Pastikan tidak ada ID duplikat pada jaringan openSAFETY yang sama karena hal ini akan mencegah bus keselamatan mencapai status "Data Valid".