Ikhtisar Produk
DVP64EH00R2 (DVP64EH00R2) adalah unit pemrosesan utama berkepadatan tinggi dan berperforma tinggi dari seri unggulan DVP-EH3 milik Delta. Sebagai produk premium dalam lini DVP-E, seri EH3 dirancang untuk lingkungan industri yang menuntut kecepatan eksekusi tinggi dan pengelolaan I/O berskala besar. "Base Unit" ini menyediakan konfigurasi 64 titik (32 input digital dan 32 output relai) dalam satu rangka modular. Dengan input AC "Tipe H" dan output relai mekanis, DVP64EH00R2 merupakan pengontrol ideal untuk sistem kompleks yang melibatkan beban dengan tegangan campuran, seperti manajemen gedung otomatis, pengendalian proses berskala besar, dan mesin industri berat.
Konfigurasi Teknis
Arsitektur perangkat keras DVP64EH00R2 merupakan peningkatan signifikan dibandingkan PLC standar, dengan desain prosesor ganda untuk memastikan eksekusi logika berkecepatan tinggi dan stabilitas komunikasi. Unit ini dilengkapi 32 input digital dan 32 output relai, sehingga fleksibel untuk mengalihkan tegangan AC maupun DC secara langsung. CPU mendukung kapasitas program 30k langkah dan register data sebesar 12k word, sehingga mampu menangani perhitungan kompleks, pengelolaan resep, dan pencatatan data. Untuk integrasi sistem, unit ini memiliki tiga port komunikasi independen (RS-232 dan dua RS-485) yang mendukung protokol Modbus untuk konektivitas lancar dengan HMI dan Variable Frequency Drive.
Spesifikasi Teknis
| Atribut |
Detail Spesifikasi |
| Model |
DVP64EH00R2 |
| Merek |
DELTA |
| Seri |
Seri DVP-EH3 |
| Jenis Perangkat |
Unit Pemrosesan Utama (Base Unit) |
| Total Titik I/O |
64 (32 DI / 32 DO) |
| Daya Input |
100 hingga 240 VAC (50/60 Hz) |
| Jenis Output |
Relai (R) |
| Kapasitas Program |
30k langkah |
| Register Data |
12k word |
| Kecepatan Eksekusi |
0.24 $\mu s$ (instruksi dasar) |
| Penghitung Berkecepatan Tinggi |
Input 2 fase hingga 200 kHz |
| Port Komunikasi |
COM1: RS-232, COM2: RS-485, COM3: RS-485 |
| Berat Pengiriman |
2.0 kg |
FAQ Teknis
Apa perbedaan versi "R2" seri EH3 dengan versi transistor "T"?
Huruf "R" pada DVP64EH00R2 berarti Relai. Sementara versi "T" (Transistor) digunakan untuk output pulsa berkecepatan tinggi guna menggerakkan servo, versi Relai merupakan tipe "kontak kering". Hal ini memungkinkan Anda mengalihkan berbagai beban (misalnya kontaktor 220 VAC atau solenoid 24 VDC) secara langsung melalui PLC tanpa memerlukan relai perantara, selama arus tetap dalam batas 2 A.
Apakah DVP64EH00R2 dapat menangani penghitungan berkecepatan tinggi?
Ya. Meskipun memiliki output relai, input digitalnya berkecepatan tinggi. Seri EH3 mendukung penghitung berkecepatan tinggi hingga 200 kHz. Hal ini memungkinkan PLC membaca sinyal dari encoder beresolusi tinggi atau sensor berkecepatan tinggi secara akurat, sehingga sesuai untuk pengukuran panjang yang presisi atau totalisasi aliran.
Apakah PLC ini kompatibel dengan modul seri DVP-S?
Tidak. DVP64EH00R2 termasuk dalam seri EH dengan rangka besar. Unit ini menggunakan bus ekspansi khusus EH di sisi kanan. Anda harus menggunakan modul ekspansi seri EH (misalnya, DVP16HM11N atau DVP04AD-H2) untuk menambah jumlah I/O atau menambahkan kemampuan analog.
Panduan Rekayasa & Instalasi
-
Perlindungan Kontak Relai: Relai mekanis memiliki masa pakai terbatas (biasanya 100.000 hingga 1.000.000 siklus, tergantung beban). Jika Anda mengalihkan beban induktif seperti motor atau solenoid, pasang snubber RC (untuk AC) atau dioda (untuk DC) pada beban untuk menekan percikan listrik dan memperpanjang masa pakai relai internal PLC.
-
Kepadatan Pengkabelan: Dengan 64 titik I/O, blok terminal dapat menjadi penuh. Gunakan terminal ferrule berinsulasi untuk memastikan sambungan yang aman dan mencegah korsleting yang tidak disengaja antara titik-titik yang berdekatan. Pastikan input daya 100–240 VAC diardekan dengan benar ke terminal "G" untuk meminimalkan gangguan listrik.
-
Panas dan Pemasangan: Pasang unit pada rel DIN 35 mm dalam orientasi horizontal. Karena seri EH3 memiliki prosesor berkecepatan tinggi, unit ini menghasilkan lebih banyak panas dibandingkan model dasar. Sediakan jarak vertikal setidaknya 50 mm di atas dan di bawah unit untuk memastikan pendinginan konvektif yang baik, terutama jika PLC mengalihkan beban berarus tinggi pada banyak titik relai.