Deskripsi
Dirancang untuk menangani beban industri berinersia tinggi dengan presisi tinggi, Mitsubishi Electric HG-SN102BJ-S100 motor servo AC ini memberikan output torsi yang stabil dan kinerja andal dalam sistem manufaktur modern. Beroperasi pada daya terukur 1,0 kW dan kecepatan terukur 2000 r/menit, model ini dibangun dengan rem keselamatan elektromagnetik terintegrasi dan segel oli terpasang pabrik untuk mencegah masuknya cairan, menjadikannya sangat cocok untuk kondisi lingkungan yang menuntut.
Fitur
- Desain inersia tinggi yang dioptimalkan untuk aplikasi dengan beban yang berfluktuasi.
- Rem elektromagnetik 24VDC bawaan untuk penahanan keselamatan yang andal dan penghentian darurat.
- Segel oli poros terpasang pabrik melindungi komponen internal dari pelumas industri dan cairan pemotong.
- Pelindung kokoh berperingkat IP67 (kecuali bagian poros) memungkinkan pemasangan di lingkungan berdebu atau basah.
- Isolasi termal Kelas 155 (F) yang memastikan integritas operasi stabil di bawah siklus kerja berat.
Aplikasi
- Sistem penanganan material dan pengemasan otomatis.
- Meja indeks putar berat dan sumbu posisi.
- Mesin pengolahan tekstil dan peralatan penggulungan.
- Sumbu bantu mesin perkakas yang memerlukan kemampuan tahan rem saat kehilangan daya.
Spesifikasi Teknis
| Parameter |
Nilai |
| Produsen |
Mitsubishi Electric |
| Nomor Model |
HG-SN102BJ-S100 |
| Seri |
Seri HG-SN |
| Daya Terukur |
1,0 kW |
| Torsi Terukur |
4,77 N-m |
| Kecepatan Terukur |
2000 r/menit |
| Kecepatan Maksimum |
3000 r/menit |
| Arus Terukur |
5,6 A |
| Arus Maksimum |
17,0 A |
| Rem Elektromagnetik |
Ya (Terintegrasi, tipe tahanan 24VDC) |
| Segel Oli |
Ya (Terpasang) |
| Kelas Isolasi |
155 (F) |
| Klasifikasi IP |
IP67 (kecuali bagian poros) |
| Suhu Operasi Lingkungan |
0 hingga 40 degC (tidak membeku) |
| Berat Bersih |
8,2 kg |
| Berat Pengiriman (Dihitung) |
10,0 kg |
Wawasan Teknik Empiris
Model Alternatif & Kompatibilitas
Akhiran "BJ" menunjukkan rem terintegrasi ("B") dan segel oli ("J"). Meskipun model standar seperti HG-SN102 kompatibel secara fisik dalam hal ukuran rangka dan dimensi poros, beralih ke varian non-B atau non-J akan memerlukan modifikasi sirkuit keselamatan kontrol PLC dan dapat mengurangi perlindungan segel di lingkungan basah. Pastikan set parameter drive Anda sesuai dengan konfigurasi spesifikasi khusus S100 jika mengganti motor yang dijalankan pabrik secara khusus.
Perangkap Aplikasi & Catatan Teknik
Pertahankan rasio beban terhadap inersia motor sebesar 15 kali atau kurang. Melebihi batas ini menyebabkan overshoot posisi, ketidakstabilan loop, dan kesalahan arus lebih berulang (seperti AL.50 atau AL.30 pada drive MELSERVO terkait). Jika sistem Anda membutuhkan frekuensi deselerasi tinggi di bawah beban inersia tinggi, integrasikan pengereman dinamis eksternal atau array resistor regeneratif untuk melindungi kapasitor internal drive.
Tips Komisioning & Pengkabelan
Selalu redam lonjakan tegangan dari rem elektromagnetik 24VDC dengan menghubungkan varistor penyerap lonjakan secara paralel dengan kumparan rem. Jangan berbagi sumber daya rem 24VDC dengan sirkuit daya I/O pengontrol PLC, karena pengalihan beban rem induktif menghasilkan gangguan listrik yang dapat menurunkan rel kontrol lokal atau menyebabkan kesalahan komunikasi enkoder yang tidak stabil.
Pedoman Pemasangan
PERINGATAN KRITIS: Sebelum memulai pemasangan, kunci dan beri tanda semua sumber daya utama dan tambahan yang memberi daya pada amplifier servo dan sistem kontrol rem. Tunggu minimal 15 menit untuk memungkinkan muatan sisa pada kapasitor bus DC amplifier terbuang. Verifikasi status nol voltase dengan multimeter digital terkalibrasi sebelum menyentuh terminal atau koneksi motor.
1
Pasang motor pada permukaan logam datar dan kaku yang dirancang untuk bertindak sebagai pendingin panas. Pastikan permukaan pasangan bersih dari kotoran, cat, dan pelindung karat.
2
Verifikasi penyelarasan poros untuk menghindari beban radial dan aksial berlebih. Gunakan kopling fleksibel yang dinilai untuk operasi servo torsi tinggi guna mencegah kelelahan mekanis pada bantalan motor.
3
Rutekan kabel dengan loop tetesan kontinu jika aliran cairan diperkirakan terjadi di dekat konektor. Tanamkan rangka motor dengan aman ke pelat ground panel listrik utama menggunakan tali ground berukuran besar dan impedansi rendah.